HETANEWS

Bawaslu Dalami Kasus OTT Wabup Paluta

Ketua Bawaslu Paluta, Panggabean Hasibuan.

Paluta, Hetanews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Padang Lawas Utara (Paluta) masih mendalami kasus dugaan money politic (politik uang) yang menjerat Wakil Bupati (Wabup) Paluta, Hariro Harahap dan 13 orang lainnya.

Menurut Ketua Bawaslu Paluta, Panggabean Hasibuan, 14 orang yang diamankan sudah dibawa ke Bawaslu untuk dilakukan klarifikasi.

"Ke 14 orang sudah dibawa ke Bawaslu untuk diklarifikasi, malam hari ini juga kita klarifikasi semuanya,"ungkapnya.

Pihaknya bersama sentra Gakumdu belum bisa memastikan jeratan hukum yang akan menjerat 14 orang tersebut, namun dipastikan ke 14 nya terjerat pidana Pemilu.

Baca juga: Kronologi OTT Politik Uang Wabup Paluta: Berawal dari Penyetopan Toyota Innova Berisi Banyak Amplop

"Pastinya ini pidana pemilu, untuk penangananya, Bawaslu 14 hari kerja, setelah itu akan kita limpahkan ke Polres Tapsel," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Paluta, Hariro Harahap, diamankan pihak satgas money politic Polres Tapsel, pada Senin dini hari. Hariro diduga terlibat dalam pemenangan salah satu calon legislatif Paluta dari partai Gerindra, Masdoripa Siregar.

Dalam OTT tersebut, pihak Satgas mengamankan sejumlah barang bukti, berupa amplop berisi uang Rp150 ribu, Rp200 ribu, hingga Rp300 ribu, stempel partai Gerinda, stempel calon presiden Prabowo-Sandi dan beberapa alat bukti lainnya.

Penulis: tim. Editor: gun.