Thu 18 Apr 2019

Kebakaran Katedral Notre-Dame Diyakini Tak Disengaja dan Tak Terkait Teror

Upaya pemadaman api yang melalap bagian atap Katedral Notre-Dame masih berlangsung

Paris, hetanews.com - Jaksa-jaksa Paris sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang melalap sebagian atap Katedral Notre-Dame yang berusia 850 tahun. Sejauh ini diyakini kebakaran ini muncul secara tidak sengaja dan diyakini tidak terkait teror. 

Selasa (16/4/2019), penyelidikan awal yang dilakukan jaksa Paris menyatakan bahwa api yang awalnya muncul di bagian loteng dan menyebar ke atap Katedral Notre-Dame ini terjadi secara tidak disengaja. 

Dalam pernyataannya, jaksa Paris menyebut mereka telah mengesampingkan dugaan aksi pembakaran yang disengaja terkait kebakaran di Katedral Notre-Dame ini. 

Jaksa Paris juga menyatakan keyakinan mereka bahwa kebakaran pada katedral ikonik bagi Prancis ini tidak terkait teror. 

Penyelidikan secara menyeluruh tengah berlangsung untuk mencari tahu penyebab kebakaran ini. Kepolisian setempat dilaporkan sedang menyelidiki kebakaran ini sebagai 'perusakan tak disengaja yang disebabkan oleh kebakaran'. 

Baca juga: Petugas Damkar Prancis Berhasil Selamatkan Artefak Berharga Gereja Notre Dame

Secara terpisah, seorang sumber yang memahami penyelidikan menyatakan bahwa para penyidik fokus dalam mencari tahu apakah api menyebar dari lokasi rekonstruksi yang sedang berlangsung di bagian atap katedral. Para pekerja konstruksi setempat diketahui telah diinterogasi para penyidik Paris pada Senin (15/4) malam waktu setempat. 

Akibat kebakaran ini, bagian spire atau menara runcing ikonik Notre-Dame hangus dan roboh. Struktur kayu sepanjang lebih dari 100 meter dan berusia ratusan tahun yang ada di bagian loteng katedral juga dilaporkan hangus terbakar.

Kendati demikian, struktur utama dan dua menara tersohor pada Katedral Notre-Dame berhasil lolos dari api. Kepala Brigade Pemadam Kebakaran Paris, Jean-Claude Gallet, menyebut pencapaian besar telah dilakukan oleh ratusan petugas pemadam yang berhasil mengendalikan kobaran api agar tidak menyebar lebih luas.

Tak hanya itu, petugas pemadam kebakaran juga berhasil menyelamatkan beberapa artefak berharga yang ada di dalam katedral. Dua artefak yang diselamatkan di antaranya Mahkota Suci Duri dan tunik suci yang dipakai Raja Prancis abad ke-13, Saint Louis. Dua artefak itu dievakuasi keluar saat api masih berkobar di dalam katedral. 

Ditambahkan Gallet bahwa dua pertiga atap Katedral Notre-Dome 'telah hancur' akibat kebakaran. Upaya pemadaman sisa-sisa api dan pendinginan bagian dalam katedral kini masih berlangsung. Satu petugas pemadam kebakaran dilaporkan mengalami luka serius saat menjalankan tugasnya.


sumber: detik.com

Editor: sella.