HETANEWS

Fakta Baru Gadis Manado Ditikam Pacar saat Pesta Miras Bersama, Lindungi Teman hingga Rencana Nikah

KP dan Korban EPK. (foto/ist)

Manado, hetanews.com - Peristiwa penikaman terhadap seorang gadis cantik di Manado berinisial EPK (17) Warga Kecamatan Bunaken, Kota Manado sempat menyita perhatian publik.

Pemberitaannya pun menjadi populer dalam dua hari terakhir.

EKP ditikam oleh pacarnya KP (18), warga Kecamatan Bunaken Kota Manado. Kejadian berawal saat korban, terduga dan teman wanita korban dengan pesta miras bersama di rumah tersangka.

Saat itu teman korban berinisial Desi, mengajak korban bekerja ke luar daerah. Setelah adu mulut, tersangka menuju dapur untuk mengambil pisau dan hendak menikam teman korban. 

Korban pun mencoba melindungi temannnya. Namun kena tikam di punggung sebelah kiri.

Berikut fakta-fakta terbaru yang dihimpun pada Selasa (16/04/2019)

1. Korban Dirawat di RSUP Kandou

Setelah mengalami tikaman yang terjadi pada Sabtu (14/04/2019) sekitar pukul 19.00 Wita, Korban EPK masih dirawat di RSUP Kandou Manado.

Eka tak berdaya, hanya bisa terbaring di tempat tidur. Dia bahkan tak bisa berjalan menuju toilet. Korban harus dibantu ibunya untuk mengganti pakaian.

Sebuah selang dipasang di bagian bawah rusuk kiri korban.

2. Lindungi Teman

EPK mengakui saat itu temannya, Desi mengajaknya kerja di Raja Ampat. tapi, ditolaknya. Tersangka yang marah pun hendak menikam temannya,

"Desi mengajak saya untuk bekerja dengan dia di Raja Ampat, namun saya sudah berbicara kepada Kifli kalau saya tidak akan pergi. Tetapi Kifli marah kepada Desi, karena  mengajak saya. Kifli langsung mengambil pisau dan ingin menusuk Desi, tetapi hanya kena kepada saya yang ingin melindungi Desi," ucap Eka.

Korban Penikaman di molas
Korban Penikaman di molas (Istimewa)

3. Orangtua Datang 

Peristiwa menimpa EPK ayah dan ibunya harus datang dari Gorontalo ke Manado.

Menurut ayahnya, mereka hanya mendengar kejadian ini dari kerabat di Manado.

" Kami belum memikirkan hal - hal yang lain, yang kami pikirkan sekarang hanya kesembuhan anak kami," ucap ayah Eka.

Setelah mengetahui anaknya ditikam sang pacar, Pasangan suami istri ini pun datang pada Minggu Sore.

4. Berencana menikah

"Saat itu saya baru pulang dari kampanye. Saya melihat pacar saya sudah mabuk bersama perempuan D di rumah saya," ujarnya, KP (18) saat ditemui di sel tahanan Polsek Bunaken

Dia mengaku sudah terpengaruh minuman keras saat tiba di rumah. "Saya mendengar perempuan D mengajak pacar saya untuk pergi kerja di cafe yang berada di Papua," bebernya.

Dia geram dan mengambil sebilah pisau dapur, dan menikam perempuan D. "Saya kaget, pacar saya menghalangi saya, dan tikaman saya kena ke pacar saya," tambahnya.

Dia dan keluarganya melarikan korban di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

"Orangtua saya sudah bercerita dengan keluarga pacar saya. Memang ibunya di Gorontalo, namun ayahnya ada di Molas. Kami sudah berencana akan nikah sebelum puasa. Namun saya tidak terpikirkan akan jadi seperti ini. Tapi saat ini orang tua saya sedang berkomunikasi dengan keluarga pacar saya di rumah mereka," tandasnya.

5. Belum Bikin Laporan

Kapolsek Bunaken Iptu M Riza Rahman, menjelaskan bahwa sampai saat ini keluarga korban belum membuat laporan kepolisi.

"Dari peristiwa terjadi, keluarga korban belum datang membuat laporan di Polsek. Kami menahan tersangka agar terhindar dari hal yang tidak kita inginkan, dan ini sudah kami bicarakan dengan keluarga tersangka," ujarnya Senin sore.


 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.