HETANEWS

Anggota Panwas Diintimidasi Pergoki Money Politic, HP Dirampas

Pratiwi kenakan jilbab pink di ruang penyidik Polres Tanjungbalai. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com – Suasana jelang pesta demokrasi di Kota Tanjungbalai tampaknya sedikit memanas. Hal ini dipicu adanya peristiwa perampasan handphone milik seorang anggota Panwascam disinyalir tengah memergoki kegiatan diduga money politic atau politik uang.

Informasi dihimpun, perampasan bermula saat salah seorang anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Pratiwi Chairunisa mendapat informasi seratusan warga berkumpul di sebuah gudang di Jalan Sudirman, Batu Empat, Minggu (14/4/2019).

Mendengar hal itu, anggota Panwascam Datuk Bandar itu kemudian mendatangi lokasi yang dimaksud dan benar saja di dalam gudang telah ada seratusan warga.

Pratiwi pun mengabadikan kejadian di dalam gedung menggunakan handphone pribadinya, dari luar gedung. Sayangnya, aksinya diketahui massa termasuk seorang pria berbadan besar disebut penjaga gudang.

“Mereka merampas HP saya dan mengintimidasi saya agar menghapus apa yang saya dokumentasikan,” ucap Pratiwi kepada sejumlah awak media usai melaporkan kasusnya ke Polres Tanjungbalai, Senin (15/4).

Bersama sejumlah anggota Panwas, Pratiwi mendatangi Polres Tanjungbalai, sore tadi. Hal ini bertujuan untuk berkonsultasi kepada penyidik guna membuat laporan perbuatan tidak menyenangkan yang dialaminya dan dugaan money politik yang terjadi di gudang tersebut.

"Penyidik perlu meminta keterangan tambahan yakni saksi yang melihat kejadian tersebut,” ujarnya.

Menurut informasi dihimpun hetanews, pengumpulan massa di dalam gudang tersebut untuk bagi-bagi kupon yang nantinya kupon tersebut dapat ditukar dengan uang atau sembako, dengan catatan dengan syarat mereka memilih dan memenangkan pasangan capres dan caleg tertentu.

Penulis: ferry. Editor: bt.