Mon 22 Apr 2019

Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom di Siantar, Dikenai Undang- undang Teroris

IHN terduga pelaku teror bom tas saat berada di Polres Pematangsiantar, Senin (15/4). Pihak Polres Pematangsiantar menggelar press release terkait temuan diduga bom di depan salah satu gerai. Dalam keterangannya Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan, isi tas tersebut merupakan pot bunga yang di letakkan di dalam tas. ( foto: lazuardy fahmi)

Siantar, hetanews.com - Polres Kota Siantar berhasil mengungkap pelaku yang resahkan masyarakat, dengan meletakkan tas hitam bertuliskan "Laillahaillah Ada Bom Mampus Kelen",  pada, Sabtu (13/4/2019) sore lalu, di halaman parkir Alfamart, Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar.

Dalam konfrensi pers yang digelar di depan ruangan Satreskrim, Senin (15/4/2019) siang, Kapolres Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu, menyampaikan, pelaku berhasil mereka amankan kurang dari 1x 24 jam.

"Pelaku berinisial, IHN (17), kita amankan dari rumahnya, di Jalan Patimura, Gang Bersama, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, pada Sabtu (13/4/2019) sekira pukul 23.00 WIB," ungkap AKBP Heribertus Ompusunggu.

Jelas Kapolres, ulah pelaku IHN yang meresahkan masyarakat, tidak ada suruan dari pihak manapun. Melainkan, ulah pelaku sendiri.

"Pelaku ini masih berstatus pelajar di Sekolah Madrasah. Tas hitam yang bertuliskan "Laillahaillah Ada Bom Mampus Kelen" diambil dari sekolahnya yang tidak terpakai dan menulisnya sendiri dengan tipex," ungkap Kapolres.

.Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu saat menggelar press release terkait temuan yang diduga bom didalam tas,Senin (15/4).IHN terduga pelaku teror telah diamankan oleh pihak kepolisian Polres pematangsiantar. (foto: lazuardy fahmi)

Terungkap dikonfrensi pers, selain tas warna hitam, pelaku juga menulitas tas tersebut dengan kata "Laillahaillah Ada Bom Mampus Kelen", di sekolah.

Hanya saja, pot yang diambil pelaku berukuran besar dan menggantinya dengan pot bunga yang ada di rumah kosong, tak jauh dari lokasi tas hitam yang sempat meresahkan masyarakat.

Baca juga: Kapolres: Ini Sudah Meresahkan, Ada 2 Orang Terekam CCTV

"Awalnya pot dari sekolah diambil pelaku, karena besar. Pot bunga dari rumah kosong samping Alfamart diambil dan dimasukkan kedalam tas, lalu meletakkan dan pergi," ujarnya.

"Untuk motif pelaku, hanya iseng-iseng saja untuk "April Mop". Perbuatan pelaku juga, tidak ada kaitannya dari kelompok teroris mana pun. Siantar aman terkendali dari teroris radikal," ujarnya.

Akibat ulahnya, dikatakan AKBP Heribertus Ompusunggu, IHN (17) dikenakan Pasal 6 No 5 Undang-undang Terorisme.

"Karena meresahkan di kalangan masyarakat, IHN (17) terancam kurungan penjara maksimal lima tahun penjara," pungkas AKBP Heribertus Ompusunggu.

Penulis: hza. Editor: gun.