HETANEWS

Terungkap, Bukan untuk Kelabui Polisi, Pelaku Ungkap Alasan Buang Kepala Budi Hartanto di Tempat Terisah, Ternyata Sepele!

Kasus mayat dalam koper yang diketahui dengan identitas sebagai Budi Hartanto. (foto/int)

Blitar, hetanews.com - Kasus mayat dalam koper yang diketahui dengan identitas sebagai Budi Hartanto semakin terungkap.

Jasad Budi Hartanto akhirnya ditemukan namun dengan kondisi termutilasi.

Bagian tubuh Budi Hartanto ditemukan dalam sebuah koper sementara bagian kepalanya ditemukan terpisah.

Setelah 9 hari akhirnya potongan kepala Budi Hartanto ditemukan.

Bagian kepalanya akhirnya ditemukan setelah polisi meringkus dua pelaku yaitu AP dan AJ.

Kini kedua tersangka sudah digelandang ke Ruang Penyidik Subdit Jatanras Polda Jatim di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Keduanya pun diinterogasi oleh pihak berwajib guna mengumpulkan laporan dan kronologi kejadian pembunuhan.

Baca juga: Usai Mutilasi Guru Honorer, Pelaku Mengaku Jual Koper Ibu Rp 200Ribu, Malamnya Ketakutan Lihat Arwah

Kepada polisi, tersangka AJ menceritakan kronologi pembunuhan Budi Hartanto.

AJ mengaku bahwa dirinya yang pertama melakukan proses mutilasi.

Namun dalam prosesnya, AJ mengalami kesulitan dan dibantu oleh AP.

Belakangan terungkap alasan kedua pelaku melakukan mutilasi pada kepala Budi Hartanto.

Rupanya alasan kedua pelaku memotong kepala korban bukan untuk mengelabui polisi.

Alasan mereka cukup sepele, hanya karena koper yang digunakan untuk membuang jasad korban tidak cukup.

Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, penyidik menduga ada dua penyebab pelaku memutilasi mayat guru honorer Budi Hartanto yang ditemukan di dalam koper di Blitar.

Kemungkinan pertama adalah untuk menghilangkan jejak, tapi ternyata bukan itu alasannya.

Kombes Pol Frans Barung Mangera menyebutkan, "Karena itu, pelaku harus memotong leher korbannya agar bisa dimasukkan dalam koper," katanya.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.