HETANEWS

Jokowi Sindir Cerita Sandi soal Ibu Nurjanah dan Mia di Debat

Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf di debat terakhir pilpres 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, hetanews.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menyindir cara calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno memaparkan masalah perekonomian dalam Debat Terakhir Pilpres 2019.

Jokowi menyebut perekonomian tidak bisa diatasi dari cerita-cerita perseorangan seperti yang dipaparkan Sandi sedari awal debat.

"Tidak bisa seperti Bapak bilang ibu ini, ibu ini. Ini ekonomi makro, tidak bisa orang per-orang jadi patokan," kata Jokowi dalam debat yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Sindiran Jokowi itu merespons cerita Sandi soal Ibu Mia di Tegal. Sandi menyebut Mia mengeluhkan tagihan listrik keluarganya saat ini menembus Rp1 juta.

Dalam segmen berikutnya, yakni segmen kelima, Sandi menjawab cibiran Jokowi tersebut. Sandi menyebut cerita-cerita itu berdasarkan pengalamannya berkeliling Indonesia.

Sandi sebelumnya juga bercerita soal kisah sedih Ibu Nurjanah. Saat Sandi menemui Nurjanah, pedagang itu mengeluhkan pasar-pasar tradisional yang makin sapi.

Jokowi menyampaikan, ekonomi makro harus dibahas secara komprehensif. Tidak bisa diselesaikan secara cepat dan seringan gagasan Sandi.

"Ekonomi negara ini harus kita mengerti dari sisi supply-demand, itu harus pakai angka dari data dan survei. Tidak mungkin melakukan kebijakan berdasarkan satu, dua, atau tiga orang yang menyampaikan keluhan," tegas Jokowi.

"Saya mungkin memohon maaf kepada Pak Jokowi karena nama-nama Ibu Mia, Nurjanah, adalah tokoh-tokoh yang saya temui di 1.550 kunjungan," ujar Sandi.

Debat Kelima Pilpres 2019 membahas tema kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri.

sumber: cnnindonesia.com

Editor: bt.