HETANEWS

Tim F1QR Lanal Tanjungbalai Asahan Gagalkan Penyelundupan 1000 Butir Pil Ekstasi

Dandenpom dan Pasi Intel menunjukkan barang bukti ekstasi. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com-Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai – Asahan, berhasil menggagalkan penyelundupan  Narkotika jenis pil  ekstasi sekitar 1.000 butir, di Pinggiran Muara Bagan Ujung Kubu Batubara. 

Danlanal Tanjungbalai Asahan, Letkol laut (P)  Ropitno H. Tr. Hanla, Rabu (10/9/2019), membenarkan, pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba tersebut dan keberhasilan ini berawal dari informasi yang disampaikan oleh warga kepada pihaknya. 

Pencarian hari pertama di malam hari didalam hutan bakaw. (foto/ferry)

Masih kata Danlanal, informasi  awal diperoleh dari masyarakat, pada hari Jumat (5/4/2019), bahwa nantinya sekira pukul. 22.00 WIB, akan ada narkoba masuk dari perbatasan Malaysia melalui Selat Malaka menuju perairan Bagan Batak, Desa Ujung Kubu Tanjung Tiram kabupaten Batubara, menggunakan boat/perahu jaring cumi dengan modus sebagai nelayan. 

Menindak lanjuti informasi tersebut, Danlanal memimpin langsung operasi  tersebut dengan membentuk dua tim, yakni, Tim Alfa dan Tim Bravo.

Dalam Tim Alfa terdiri dari Dandenpom, Kapten Laut (PM) Marwansyah Damanik dan Pasintel Kapten Laut (P) Mangasa Pohan, dibantu oleh anggota. Sementara Tim Bravo, di bawah kendali Letda Laut (PM) Pahlan Situmeang. 

Pencarian di siang hari oleh Tim Alfa F1QR dengan menggunakan sampan nelayan. (foto/ferry)

Pada hari pertama Tim F1QR tidak berhasil menemukan target karena  telah masuk ke dalam alur sungai (berdasarkan data pelacakan satelit) mengingat lokasi pelarian keadaan sungai dangkal yang tak dapat ditelusuri Patkamla F1QR Lanal TBA.

Kegiatan pencarian, dilanjutkan keesokan harinya oleh Tim F1QR Lanal Tanjung Balai Asahan dengan melakukan penyisiran di Pinggiran Muara Bagan Batak Ujung Kubu, Kabupaten Batubara.

Selanjutnya Tim F1QR Lanal melakukan pengecekan dan disatu lokasi di sekitar bangunan tembok di hutan bakaw berdekatan perkebunan sawit pinggir muara Bagan Batak Ujung Kubu, Kabupaten Batubara, Tim Alfa menemukan daerah yang mencurigakan berupa gundukan tanah yang atasnya di taruh batu dan ditutup ranting pohon.

Lokasi penemuan ekstasi. (foto/ferry)

Setelah dibongkar di dapatkan satu bungkusan plastik bertuliskan Eraman Duty Free dan didalamnya terdapat lima bungkusan plastik kecil yang berisi pil ekstasi warna hijau berbentuk oval dengan jumlah keseluruhan 1000 butir. 

Danlanal mengatakan, barang bukti pil ekstasi tersebut diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara. Sementara itu, Tim F1QR Lanal Tanjung Balai Asahan, masih melanjutkan pencarian terhadap pelaku dan kemungkinan masih adanya barang ilegal lainnya disekitar lokasi,ujarnya.

Penulis: ferry. Editor: gun.