HETANEWS

Pemilik 0,38 Gram Sabu Diancam 8 Tahun di PN Simalungun

Petugas menggiring terdakwa keluar usai dituntut 8 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Barry Sugiharto SH, menuntut Ronald Pance Situmorang (36), selama 8 tahun  denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Ancaman hukuman itu dibacakan dalam persidangan, Rabu (10/4/2019).

Terdakwa bertempat tinggal di jalan Bintara Sakti Gang Naga Terbang, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, dipersalahkan jaksa melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika. Atas tuntutan tersebut, terdakwa minta agar hakim meringankan hukumannya dengan alasan menyesal.

Pance ditangkap saat dibonceng temannya, Budi Golap (DPO), saat melintas di jalan Farel Pasaribu Siantar State Simalungun, pada Minggu, 14 Oktober 2018.

Barang bukti (BB) yang diamankan dari terdakwa, 2 paket sabu dari dalam kotak rokok Sempoerna dan kaca pirex yang lengket dengan kompeng.

Sabu itu akan diantarkan kepada Lintong (DPO) teman Golap yang berhasil melarikan diri. Sabu dibeli dari Desmon (DPO), warga Siantar. Terdakwa dan Pance bertransaksi di depan SMP N7 jalan SM Raja Siantar. Dua paket sabu dibayar Rp.190.000.-

Untuk pembacaan putusan, ketua majelis hakim, Roziyanti SH didampingi dua hakim anggota, menunda persidangan satu Minggu. "Untuk putusan, sidang ditunda satu Minggu,"kata Rozy sambil mengetuk palu.

Penulis: ay. Editor: gun.