HETANEWS

Beli Sabu di Siantar, Parlaungan Pane Diancam 7 Tahun di PN Simalungun

Terdakwa saat dibawa petugas menuju ruang tahanan sementara usai dituntut 7 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Parlaungan Ridwan Pane alias Rido (28), beli sabu di jalan Simbolon Siantar, hingga dituntut 7 tahun denda Rp.800 juta subsider 3 bulan penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa, Augus Vernando Sinaga SH, di PN Simalungun, Selasa (9/4/2019).

Menurut jaksa penuntut umum (JPU), Rido terbukti bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI NO 35/2009 tentang narkotika. Warga Huta V Bakaran Batu, Nagori Marihat Baris, Kecamatan Siantar ini, ditangkap dari dekat rumahnya oleh Polres Simalungun, yaitu saksi Yudi Adianto, Eldison Damanik dan Ridwan Simanungkalit.

Terdakwa diamankan bersama sepaket sabu seberat 0,1 gram dari saku celananya. Rido juga mengakui, sabu itu dibelinya dari Arip (DPO), di jalan Simbolon Siantar seharga Rp.100 ribu, pada Sabtu, 1 September 2018, lalu.

Dalam nota pembelaan (pledoinya), terdakwa memohon kepada majelis hakim agar hukumannya diringankan dengan alasan menyesal. "Saya mohon hukuman saya diringankan yang mulia, saya berjanji tidak akan mengulangi lagi,"mohon terdakwa, siang itu.

Majelis hakim, pimpinan A Hadi Nasution SH MH, didampingi dua hakim anggota, Nasfi dan Mince dan dibantu panitera Amriyata Siregar SH, menunda persidangan hingga sepekan dengan agenda pembacaan putusan.

Penulis: ay. Editor: gun.