HETANEWS

Dituntut 18 Bulan, Ahmad Yani Minta Keringanan Hukuman

Terdakwa saat didampingi pengacaranya disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Viktor Purba SH, menuntut terdakwa  Ahmad Yani (38), warga Dusun III Simpang Gambus, Kecamatan Limapuluh, dituntut 18 bulan penjara, di PN Simalungun, Senin (8/4).

"Menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No.35/2009 tentang narkotika dan menjatuhkannya hukuman pidana penjara selama 18 bulan,"kata Jaksa.       

Atas tuntutan itu, terdakwa didampingi pengacaranya, meminta agar majelis hakim meringankan hukumannya. "Saya mohon agar hukuman saya diringankan, saya menyesal yang mulia,"kata terdakwa.       

Terungkap dalam persidangan, terdakwa ditangkap Satnarkoba Polres Simalungun, pada Rabu, 28 November 2018, di Huta IV, Nagori Sugaran Bayu, Kecamatan Bandar. Saat melihat petugas, terdakwa membuang kotak rokok Gudang Garam Surya yang berisi sisa sabu.

Setelah diinterogasi petugas, warga Dusun III Kelurahan Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh ini, mengaku baru saja menggunakan sabu di dekat  bondar (parit besar) dekat perladangan Pakcik. Sabu dibeli dari Ujir alias Pakcik (DPO) seharga Rp.100 ribu.           

Permohonan terdakwa dan juga tuntutan jaksa tersebut akan dipertimbangkan hakim dalam putusannya melalui media musyawarah majelis.

"Untuk putusan, sidang ditunda satu Minggu,"kata  Jon Sarman Saragih SH MHum, didampingi dua hakim anggota, Justiar Ronald SH dan Mince Ginting SH.           

Persidangan dibantu panitera, Jonathan Sinaga SH, ditutup dan akan dibuka kembali pada pekan depan.

Penulis: ay. Editor: gun.