HETANEWS

Petugas Damkar Kota Siantar Butuh Mobil Pemadam Skylift

Simulasi pemadaman kebakaran pada HUT Damkar, Satpol PP dan Limnas di Lapangan Adam Malik, Senin 8 April 2019.

Siantar, hetanews.com- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Siantar, Josua Sihaloho mengakui saat ini pihaknya membutuhkan mobil pemadam skylift. 

Mobil skylift ini merupakan mobil pemadam yang dilengkapi dengan  hidrolik yang mampu menyemprotkan air dari ketinggian tertentu.

Skylift ini sangat diperlukan untuk memadamkan titik api yang berasal dari ketinggian gedung atau bangunan.

Hal itu disampaikan Josua disela sela perayaan Hut Pemadam Kebakaran Ke-100, Hut Satpol PP Ke-69 dan Satuan Perlindungan Masyarakat Ke-57 yang diselenggarakan serentak di gelar dilapangan H. Adam Malik, Senin (8/4/2019).

"Kita sadar Pemko kekurangan anggaran. Jadi khusus armada pemadam di Siantar sebenarnya kita butuh Skylift. Itu karena perkembangan kota Siantar sudah banyak gedung gedung, jadi itu sangat dibutuhkan di Siantar," kata Josua.

Josua berharap supaya Pemko Siantar dapat merealisasikan armada skylift tersebut, sehingga tidak ada lagi kendala petugas pemadam kebakaran (Damkar) dalam menangani kebakaran.

"Sekarang memang sudah masuk dalam perencanaan (skylift) Pemko Siantar," ucapnya menambahkan.

Ia mengatakan untuk saat ini Damkar Siantar hanya memiliki 5 unit mobil damkar dengan 70 personil khusus yang menangani kebakaran. 

"Seluruh personil kita bagi menjadi dua shift setiap per 24 jam. Jadi apel pagi kita ganti shift," katanya.

Damkar Kota Siantar masih tergabung dalan bidang Satpol PP Kota Siantar. Belum menjadi lembaga yang mandiri yang tidak tergabung dalam dinas lainnya.

Mendagri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Walikota Siantar, Hefriansyah, pada acara seremonial perayaan HUT, Mendagri mendukung agar Damkar menjadi lembaga yang mandiri.

Penulis: gee. Editor: edo.