HETANEWS

Cerita Di Balik Tembok Besar China, Terungkap Misi Gila Pendirinya yang Korbankan 6000 Perawan

Ilustrasi Tembok besar Cina dan 6000 perawan. 

China, hetanews.com - Tembok Besar China menjadi satu di antara banyak keajaiban dunia.

Sebagian orang mungkin belum benar-benar menyadari sejarah menarik di balik pembangunan Tembok Besar China.

Tembok Besar China yang terkenal dengan panjang dan kemegahannya ternyata menyimpan cerita.

Menurut sejarah, Tembok Besar China dibangun pada masa Sebelum Masehi, tepatnya pada masa Dinasti Qin. Sehingga, bangunan ini menjadi satu di antara Tujuh Keajaiban Dunia.

Seorang kaisar yang menjadi satu di antara pendiri Tembok Besar China ternyata pernah melakukan hal-hal gila.

Kaisar pertama dari China yang mendirikan bangunan sangat menginginkan hidup abadi, ada sejarah yang berhubungan dengan pertempuran dari cerita Qin Shi Huang.

Dikenal karena kemenangannya dalam pertempuran, Qin Shi Huang adalah kaisar pertama dari China. Qin Shi Huang dikenal juga menciptakan tentara-tentara terakota yang luar biasa yang menjadi tontonan bahkan sampai hari ini.

Qin Shi Huang adalah penguasa China kuno yang paling kuat. Ia bertanggung jawab untuk membangun Tembok Besar China.

Sejarah Tembok Besar China dimulai ketika dibangun untuk melindungi Dinasti Qin yang baru didirikan Qin Shi Huang (221-206 SM) terhadap serangan oleh orang-orang nomaden dari Asia Dalam.

Dinding dibangun menggunakan cara kerja paksa. Kini, Tembok Besar China adalah benteng terpanjang di muka bumi. Menurut hasil pengukuran, panjang keseluruhan tembok mencapai 8.850 km.

Proyek tersebut juga telah menemukan bagian-bagian tembok lain yang panjangnya 359 km, parit sepanjang 2232 km, serta pembatas alami seperti perbukitan dan sungai sepanjang 2232 km.

Rentang rata-rata Tembok Besar China adalah 5000 km, dikutip dari berbagai catatan sejarah.

Untuk jangka panjang objek daya tarik bagi orang asing, dinding sekarang menjadi simbol nasional yang dihormati dan tujuan wisata yang populer.

Namun Qin Shi Huang yang dulu rupanya ditakuti banyak orang itu juga memiliki kelemahan.

Dia terus dihantui oleh momok kematiannya sendiri. Akibatnya, dia begitu banyak melakukan cara untuk menuju keabadian.

Qin Shi Huang memulai misi gilanya dengan membakar semua lektur sejarah, puisi, dan politik.

Ia melakukannya sehingga membuat orang-orang tidak tahu apa pun tentang masa lalu dan ingin mereka berkonsentrasi hanya menyiapkan ramuan untuk awet muda dan kehidupan.

Qin Shi Huang bahkan mempekerjakan beberapa ahli obat untuk membuat ramuan ajaib. Namun ketika mereka gagal akan mendapatkan hukuman yakni dikubur hidup-hidup.

Pencariannya untuk keabadian akhirnya mendorongnya hingga melakukan perjalanannya ke Pulau Zhifu.

Ia bertemu dengan seorang pria yang mengaku mengetahui rahasia kehidupan kekal. Namanya adalah Xu Fu.

Dia berjanji bahwa obat mujarab itu berada di Pegunungan Penglai yang mempunyai mitos terkait rumah dari 8 orang yang hidupnya abadi dan jalan menuju Tuhan.

Namun menurut Xu Fu, orang-orang yang hidup abadi ini akan menuntut pengorbanan 6000 perawan.

Sayangnya, raja memenuhi keinginan si penipu itu dan memberinya 6000 perawan.

Begitu Xu Fu berlayar dengan para perawan yang diberikan Kaisar, dia tidak pernah kembali.

Mengutip dari amazingthingsintheworld.com via Intisari.grid.id, cerita ini dianggap benar karena di pulau Shifu kaisar mengukir kata-kata "tiba di FU dan mengukir batu" yang masih bisa dilihat hingga hari ini.


 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.