HETANEWS

Tak Ingin Berpangku Tangan Mengharapkan Bantuan, Warga Karo Ini Keliling Beberapa Kabupaten Berjualan Kripik

Tiga Warga Karo yang berjualan Kripik Pisang guna menggalang dana untuk korban bencana Gunung Sinabung.(Foto/STM)

Samosir, hetanews.com - Tujuh orang warga Karo yang terkena musibah Gunung Sinabung tidak ingin berpangku tangan hanya mengharapkan bantuan dari Pemerintah, merekapun berinisiatif berdagang kripik dengan keliling beberapa Kabupaten untuk menggalang dana.

Kali ini mereka memasuki kantor-kantor Dinas di Kabupaten Samosir, Selasa (02/04/2019) menjajahkan kripik dagangan mereka yakni keripik pisang, hal itu terlihat wartawan pada saat menjajakan dagangannya di Kantor Dinas kominikasi dan Informasi (Diskominfo) Simalungun.

Hetanews pun sedikit berbincang-bincang dengan tiga orang tersebut, mereka baru kali ini berada di Kabupaten Samosir.

"kami ada sebanyak 7 orang dan menyebar, inisiatif ini kami lakukan sendiri agar cepat habis, jika sudah habis kami akan pulang dulu ke tanah karo habis itu akan dantang lagi,"ujar salah seorang diantara mereka Ernawati Br. siregar yang didampingi siswa aekolah yang masih kelas 3 SMP dan kelas 2 SMA yang saat ini lagi libur sekolah.

Ernawati menyebutkan kegiatan dagang ini sudah mereka lakukan selama 1 bulan antar Kabupaten, selain samosir mereka juga berdagang ke Kabupaten Humbahas bersama warga dari tanah karo korban bencana alam meletusnya Gunung Sinabung beberapa bulan yang lalu. 

Melihat hal tersebut beberapa awak media juga merasa ibah dan membeli dagangan ibu tersebht, begitu juga dengan beberapa pegawai kominfo turut serta membelinya sebanyak 30 bungkus dengan harga satu bungkus Rp. 10.000.

"Harapan saya dari hasil penjualan penggalangan dana ini, kami bisa membutuhi untuk menyambung membiayai hidup kami sehari hari dengan cara mandiri tanpa harus meminta selalu bantuan dari pemkab Tanah karo," sebutnya dengan penuh semangat.

Penulis: stm. Editor: tom.