HETANEWS

DPRD Sumut Desak BSM Hargai Adzan Berkumandang

Ketua Komisi A DPRD Sumut, Muhri Fauzi Hafiz. (foto/jufri)

Binjai, hetanews.com - Ketua Komisi A dari DPRD Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz, mendesak pengelola Binjai Super Mall (BSM) untuk menegur dan memberi peringatan kepada pengelola Pirates Coffee, untuk menghentikan aktifitas bernyanyi, di saat adzan berkumandang.

Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, hal ini tidak boleh dianggap enteng oleh pengelola BSM, khususnya pemilik Pirates Coffee.

"Untuk Pengelola BSM, sudah sepatutnya mendengarkan keluhan masyarakat Kota Binjai, supaya apa yang disebut keamanan dan ketertiban masyarakat itu tetap bisa terjaga," himbaunya, saat dikonfirmasi awak media, Senin (1/4/2019).

Muhri menjelaskan, lokasi BSM sangat dekat dengan rumah Ibadah, yaitu Masjid Agung, sudah sepatutnya kepada pengelola BSM untuk benar benar selektif dan memperhitungkan keadaan sekitarnya.

"Jika terus meresahkan masyarakat, saya berani merekomendasikan kepada Pemko Binjai untuk menutup Pirates Coffee karena mengabaikan kepentingan umum yang disekitarnya ada rumah ibadah umat Islam," bebernya.

Dia juga meminta kepada Pemko Binjai, melalui Dinas Perizinan, Dinas Pariwisata dan Satpol PP,  agar memberikan peringatan kepada pengelola BSM, agar hal yang dikeluhkan oleh masyarakat ditanggapi dan tidak diabaikan.

Pirates Coffee yang terletak di Komplek BSM. (foto/jufri)

Namun, jika hal tersebut ingin jelas dan tidak melakukan hal yang seperti yang di maksud, Muhri Fauzi Hafiz, meminta kepada pemilik Pirates Coffee untuk melakukan klarifikasi kegiatan bisnis di tempatnya.

"Silahkan aja dijawab, kan ada hak jawab. Artinya biar masyarakat pun mengetahui," ucap Muhri.

Lebih lanjut dikatakannya, sesuai dengan namanya, yaitu Pirates Coffee, artinya tempat tersebut menjual Kopi dan minuman pada umumnya yang biasa di jual di sebuah cafe.

"Kalau berjualan minuman beralkohol atau minuman keras, pemiliknya ya harus melapor ke pihak berwenang," bebernya.

"Untuk itu, sebagai Anggota DPRD Sumut yang duduk sebagai Ketua Komisi A dengan daerah pemilihan Binjai-Langkat, saya berani untuk merekomendasikan Pirates Coffee agar ditutup jika terbukti menyalahi aturan," tegasnya.

Terpisah, pemilik Pirates Coffee yang diketahui bernama Fery, saat dikonfirmasi awak media, sehari sebelumnya, mengatakan, jika usaha miliknya mempunyai izin sebuah cafe.

"Sebagai tempat makan dan minum," katanya singkat.

Penulis: jufri. Editor: gun.