HETANEWS

Rusak Sejak Oktober, Warga Minta Jalan Siantar-Tanah Jawa Segera Diperbaiki

Jalan terputus di Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, dekat lokasi perkebunan sawit PTPN, Kabupaten Simalungun. (foto/gee)

Simalungun, hetanews.com - Jalan penghubung antara Kecamatan Tanah Jawa- Kota Siantar, akhirnya terputus setelah dibiarkan berbulan - bulan rusak.

Amblasnya jalan yang terletak di Nagori Marubun Jaya, lokasi perkebunan sawit PTPN, di Kabupaten Simalungun itu, terjadi Minggu (31/3/2019) kemarin.

Kerusakan jalan itu, ternyata bukan pertama kalinya. Pada pekan kedua Oktober 2018 yang lalu, jalan tersebut sudah mengalami erosi.

Pada saat itu, belum ada penanganan khusus yang dilakukan pemerintah setempat untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah.

Tidak lama setelah itu, tepatnya pekan pertama Februari 2019, jalan tersebut kembali mengalami amblas. Meski demikian, masih dapat dilewati pengendara. 

Kemarin, pada Minggu sore, jalan tersebut terputus akibat hujan deras yang melanda kawasan itu. Kondisinya saat ini sama sekali tidak dapat dilalui pengendara.

Sebelum kejadian itu, Staff UPT Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (DBMBK) Pemrovsu, S Nainggolan, memastikan perbaikan jalan itu berlangsung tahun ini.

Nainggolan, ketika diwawancarai pada Februari 2019, berpendapat, kerusakan jalan itu diakibatkan oleh rusaknya bendungan yang berada disekitar dilokasi. 

Kata dia, akibat bendungan atas rusak, maka air meluap dan air tumpah ke jalan sehingga terjadi longsor.

Ia juga mengatakan, jalan rusak yang berasal dari bendungan rusak itu menjadi urusan BPBD Kabupaten Simalungun.

“Itu urusan kabupaten, bukan urusan kita. Kita hanya mengurusi jalan. Yang pasti tahun ini akan diperbaiki," ucapnya saat itu.

Sehari, setelah terputusnya jalan tersebut, aktivitas sebahagian warga di Kecamatan Tanah Jawa, sekitarnya terganggu.

Pihak Polres Simalungun, menghimbau kepada pengendara untuk melalui jalan alternatif via kebun sawit PTPN. 

Namun jalan alternatif itu cukup jauh dan tidak terlampau memadai. Sukamdi, salah seorang warga sekitar, menyesalkan tidak adanya perhatian serius dari pemerintah. 

Baca juga: Akibat Jalan Terputus, Sejumlah Pelajar Terkendala Ke Sekolah

Baca juga: Longsor Akibatkan Jalan Utama Simpang Pondok 8 Tanah Jawa Lumpuh Total

"Kami meminta kepada pemerintah supaya jalan ini segara diperbaiki. Akibat kerusakan jalan ini, aktivitas warga terganggu," katanya Senin (1/4/2019) pagi.

Ia juga mengakui, jalan itu sudah lama rusak. Sebelum jalan itu terputus, kondisi jalan sudah mengkhawatirkan karena berpotensi amblas jika dilalui mobil bermuatan di atas rata - rata.

Penulis: gee. Editor: gun.