HETANEWS

Akibat Jalan Terputus, Sejumlah Pelajar Terkendala Ke Sekolah

Pelajar berhenti di Jalan terputus di Nagori Marubun Jaya Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Simalungun hetanews.com - Pasca putusnya jalan lintas Kecamatan Tanah Jawa- Kota Siantar Minggu (31/3/2019) kemarin, berdampak kepada sejumlah pelajar asal Tanah Jawa yang bersekolah di Kota Siantar.

Selain terlambat ke sekolah, mereka terpaksa dua kali merogoh uang jajan untuk membayar ongkos mobil angkutan untuk bersekolah ke Siantar.

Biasanya para pelajar ini hanya satu kali naik mobil angkutan umum dari rumah mereka di Kecamatan Tanah Jawa menuju sekolah. 

Akibat jalan putus dan tidak bisa dilalui kendaraan, mobil yang biasa mereka tumpangi berhenti di jalan terputus  yang letaknya di Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa.

Kemudian mereka pun berjalan kaki dari lokasi jalan terputus sepanjang 500 Meter dan kemudian menaiki mobil angkutan lainnya menuju sekolah mereka.

"Dari rumah ke sekolah jauh, jadi buang buang waktu," kata Dwi Fatmawati, Senin (1/4/2019) pagi ditemui dilokasi.

Pelajar asal Kecamatan Tanah Jawa yang bersekolah di Kota Siantar ini berharap supaya jalan tersebut segera diperbaiki oleh pemerintah.

"Harapanya biar cepat aja dibagusin, biar kami gak terganggu," ucapnya menambahkan.

Di lokasi jalan terputus, beberapa personil Polisi lalu lintas Polres Simalungun berjaga-jaga dilokasi. 

Mereka menghimbau, kepada pengendara roda dua boleh melintas dari jalur alternatif yang tidak jauh dari lokasi jalan terputus tersebut.

Untuk kendaraan roda empat, petugas Polisi menghimbau agar pengendara melalui jalan via  perkebunan sawit PTPN.

Dampak yang terjadi akibatnya putus jalan tersebut, sejumlah warga di Huta Bayu Raja, Hatonduhan, Tanah Jawa dan Jawa Maraja, Bah Jambi, Kabupaten Simalungun terkendala beraktifitas.

Penulis: gee. Editor: edo.