HETANEWS.COM

Siahaan Aniaya Istri Gara-gara Hutang di Pegadaian

Terdakwa Siahaan saat mendengarkan kesaksian istrinya, bersama saksi lainnya. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Herbet Junaidi Siahaan (34), didakwa jaksa melakukan penganiayaan terhadap istrinya, di PN Simalungun, kemarin.

Jaksa Ade Jaya Ismanto SH, menjeratnya dengan pasal 44 (2) dan (4) UU No.23/2004, tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Warga Huta Sosor, Nagori Siborna, Kecamatan Panei Tongah ini, nekat memukul istrinya, Hermina Sebayang, berulang kali, mengancam dengan parang, menunjang kaki kanan, menjambak, bahkan menyeret korban hingga 5 meter keluar rumah. Lalu berusaha melempar asbak kaca, ke arah korban.

Akhirnya, korban lari mencari pertolongan ke rumah, T Saragih. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka sesuai visum No:048/32/RSUD/TU/XI/2018 dari RSU di Raya.

Menurut dakwaan jaksa penuntut umum, penganiayaan itu, bermula karena terdakwa merasa kesal, banyaknya hutang di Pegadaian dan menjadi beban terdakwa.

"Hutang gadai mu, aku semua yang menanggungnya, “kata terdakwa kesal.

Menurut saksi korban, Hermina Sebayang  yang didengar keterangannya, di persidangan, suaminya itu sudah lama tidak menafkahinya dan jarang pulang ke rumah dan sering marah - marah tanpa sebab kepada korban.

"Mungkin dia, ada wanita lain,"kata korban, siang itu.

Keterangan saksi korban tidak dibantah terdakwa tentang pemukulan yang dilakukannya. Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi lainnya, persidangan ditunda sepekan. "Untuk keterangan saksi lainnya, sidang ditunda seminggu,"kata Roziyanti, selaku ketua majelis hakim.

Penulis: rahayu. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan