HETANEWS.COM

Pemilik Sabu Minta Keringanan Hukuman Usai Dituntut 7 Tahun

Terdakwa bersama pengacaranya, di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Selamat Parningotan Sitompul (37), terbukti memiliki sabu yang dibeli  dari Jumbo (DPO), dituntut 7 tahun, denda Rp.800 juta, subsider 3 bulan penjara, di PN Simalungun, Jumat (29/3/2019).

Jaksa Nova Miranda Ginting SH, mempersalahkan terdakwa, dengan pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Terdakwa ditangkap di Simpang Kantor Huta Sidorejo, Nagori Bosar, Kecamatan Panombean  Panei, pada Kamis, 13 September 2018, lalu.

Personil Satnarkoba Polres Simalungun, yaitu Aswin Manurung, Marudut  Nababan dan Andi Nainggolan, mengamankan terdakwa dari boncengan sepeda  motor, Honda Vario.

Sedangkan Ade, berhasil melarikan diri. Dari terdakwa Selamat Sitompul, disita sepaket sabu dari saku celana kanan. Sabu tersebut, diakui terdakwa adalah milik Ade, dibeli dari Jumbo (DPO) seharga Rp.200 ribu, di jalan Kasuari Timbang Galung  Siantar.

Usai membeli sabu, terdakwa diajak Ade ke Simpang Kantor, menemui temannya. Tapi naas, saat menunggu, dia ditangkap petugas.

Didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba SH, terdakwa secara lisan memohon kepada majelis hakim, pimpinan Roziyanti SH, agar hukumannya diringankan. "Saya mohon bu hakim, agar hukuman saya diringankan, saya menyesalinya," kata terdakwa.

Untuk pembacaan vonis, majelis hakim, dibantu panitera, Jonni Sidabutar SH, menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: rahayu. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!