HETANEWS

Luhkum Kejari Siantar Minta Pelajar Jauhi Narkoba

Pelajar dan jaksa foto bersama pada program JMS. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Penyuluhan hukum (Luhkum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar, meminta agar pelajar, sebagai generasi muda, menjauhi narkotika.

Seperti dikatakan narasumber, jaksa Siti Martiti Manullang SH dan Anna Lusiana, di hadapan pelajar SMA Erlangga Siantar, Kamis (28/3/2019), saat melaksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).        

Sebelumnya, jaksa Siti, mengenalkan tentang jaksa yang merupakan sebuah pekerjaan yang belum banyak diketahui (tidak umum) seperti, guru, polisi, dokter atau lainnya. Bahkan ada pelajar yang sama sekali tidak pernah melihat seragam kejaksaan.         

Kejaksaan, katanya, merupakan suatu lembaga aparat hukum yang merupakan satu - satunya lembaga yang diberi kewenangan oleh pemerintah dalam penuntutan, baik pidana umum, pidana khusus dan pidana kepabeanan.

Jaksa juga sebagai penyidik pidana khusus (korupsi). Kewenangan lainnya membatalkan perkawinan tidak sah atau tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sesuai UU No.16/2004 tentang kejaksaan, ujarnya.

Narasumber lainnya, jaksa Anna Lusiana, mengenalkan bahaya dan ke jenis narkoba yang dapat merusak generasi muda bangsa. Dampak buruknya, mengakibatkan timbulnya kejahatan lain seperti, pencurian, pembunuhan dan merusak tatanan masyarakat.         

Sanksi hukum bagi penyalahguna narkotika, bisa rehab atau pemidanaan seumur hidup, bahkan hukuman mati. Untuk itu, kepada pelajar, khususnya murid SMA Erlangga, jangan terpengaruh dengan narkoba. "Katakan tidak pada narkoba,"pesannya.           

"Ayo kita jaga lingkungan kita, yang dimulai dari diri sendiri, keluarga fanmasyarakat datinarkotika,"ajak Ana.           

Kepala Sekolah SMA Erlangga, mengucapkan terima kasih kepada pihak Kejari Siantar yang telah memberikan pencerahan hukum kepada pelajar. Dengan harapan, pelajar SMA Erlangga, sebagai generasi muda bangsa menjadi pribadi yang taat hukum, ungkapnya.

Penulis: ay. Editor: gun.