HETANEWS

Cabuli Siswi SD hingga Hamil 4 Bulan, Oknum Karyawan PTPN 3 Diamankan Polisi

Tersangka berinisial NO alias N, karyawan PTPN 3 Rambutan. (foto/wh)

Tebingtinggi, hetanews.com – Sat Reskrim Polres Tebingtinggi, menciduk oknum Karyawan PTPN 3 Kebun Rambutan, Kota Tebingtinggi, berinisial NO alias N, yang diduga nekat mencabuli anak di bawah umur hingga hamil.

Pelaku ditangkap petugas, berdasarkan surat laporan kepolisian Nomor: STPL/93/III/2019/SPKT.TT, tanggal 8 Maret dan surat penetapan status sebagai tersangka Nomor: Sp.Tap/03/III/2019/Reskrim tanggal 21 Maret 2019.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP Rahmadani saat ditemui wartawan, di ruang kerjanya, Sabtu (23/3/2019), lalu, kepada hetawnews.com, mengatakan, bahwa pada Kamis (21/3/2019), lalu, pihaknya telah mengeluarkan surat panggilan terhadap pelaku, berinisial N alias NO untuk diminta keterangan sebagai saksi.

"Selama tiga jam diperiksa, di ruangan Kanit PPA, di hadapan juper, pelaku akhirnya mengakui semua perbuatan bejatnya kepada korban, sebut saja namanya Bunga (13). Maka saat itu juga, pelaku kita naikan statusnya sebagai tersangka dan langsung kita amankan, di sel tahanan Mopolres Tebingtinggi,"ujar Kasat Reskrim.

Lanjut Kasat, pelaku ditahan karena telah memenuhi unsur alat bukti yang cukup dan diperlukan tim penyidik Unit PPA.

“Dari lima alat bukti yang diperlukan, kita telah mengantongi dua alat bukti dan penahanannya sudah sesuai dengan pasal 184 KUHP,” kata AKP Rahmadani.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 81 (2) subsider Pasal 82 (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perppu RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Di tempat terpisah, pihak keluarga korban melalui Sutrisno, kepala desa setempat, menyampaikan terimakasih atas kinerja Polri, khususnya Polres Tebingtinggi yang telah mengamankan, sekaligus menetapkan status pelaku sebagai tersangka kasus tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Seperti diberitakan hetanews.com sebelumnya, seorang siswi kelas VI S,D dihamili hingga usia kandungannya 4 bulan. Diduga pelakunya merupakan warga yang tidak jauh dari rumah korban, berinisial NO alias N (58), yang tercatat sebagai karyawan PTPN 3 Rambutan.

Penulis: wh. Editor: gun.