HETANEWS

Hari Kedua, Ombudsman Sebut Temukan Pengawas UN Tertidur di Ruang Ujian

Siswa SMA di Tangerang sedang mengerjakan Ujian Nasional. (foto/mitra ramadhan)

Semarang, hetanews.com - Ombudsman RI Perwakilan Jateng, temukan sejumlah petugas tertidur pulas dalam ruang ujian saat melakukan pengawasan Ujian Nasional (UN) di SMK Negeri Semarang, dan Klaten.

Tindakan pengawas ujian tersebut merupakan tindakan maladministrasi lantaran sudah mengabaikan kewajibannya mengawasi jalannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah tersebut.

"Baru dua hari berjalan UNBK, sudah ada petugas lalai dalam pengawasan. Atas tindakan itu, peserta ujian kedapatan diskusi dengan peserta yang lain pada saat ujian berlangsung," kata Asisten Ombudsman RI Perwakilan Jateng, Achmed Ben Bella, Rabu (27/3).

Selain itu, temuan Ombudsman lain mendapati tidak ada bunyi bel tanda mulai dan berakhirnya ujian. Padahal saat ujian berlangsung terdapat 30 peserta.

"Ini juga berpotensi maladministrasi berupa penyimpangan dari prosedur yang diatur dalam POS UN 2018/2019," ujarnya.

Semua hasil temuan tersebut, lantas akan dilaporkan kepada ketua panitia UN, serta pihak kepala sekolah setempat. Maka dari itu, pihak sekolah akan berikan sanksi kepada pengawas yang tertidur pulas saat mengawasi UNBK dalam ruang ujian.

"Kami minta kepala sekolah, Ketua Panitia dan Kepala Disdikbud Jateng untuk memperketat pengawasan pelaksanaan UN SMK N supaya terlaksana dengan baik dan mencegah maladministrasi," jelasnya.

Saat ini, tim Ombudsman masih melakukan monitoring pelaksanaan ujian sekaligus menyelidiki secara menyeluruh. Hasil investigasi akan disampaikan saat ujian berakhir.

"Kita tunggu hasil investigasi nanti. Saat ini kami fokus lokasi monitoring di Klaten dan Kota Semarang," tutupnya. 

sumber: merdeka.com

Editor: sella.