HETANEWS

Penjelasan BPN Soal Nenek Peluk Prabowo Diberi Uang Rp 500 Ribu

prabowo bersama seorang nenek di lapangan karang pule NTB. (foto/istimewa)

NTB, hetanews.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Andre Rosiade membantah pihaknya membagikan uang kepada nenek yang memeluk Prabowo Subianto saat kampanye di lapangan Karang Pule NTB. Menurutnya, isu adanya politik uang merupakan kampanye hitam yang ditujukan kepada Prabowo-Sandiaga.

"Untuk urusan duit itu masih rumor, kita enggak pernah melakukan politik uang," kata Andre kepada wartawan, Rabu (27/3).

Namun, Andre menilai jika benar tim memberikan uang kepada nenek tersebut wajar saja. Uang tersebut, kata dia, adalah bentuk apresiasi sekaligus simpati atas kegigihan sang nenek yang merangsek naik ke atas panggung demi bertemu Prabowo.

"Kalau soal uang jika ada ya menurut saya hal yang wajar. Mungkin Pak Prabowo bersimpati, mengapresiasi kegigihan nenek tersebut karena merangsek ke panggung. Bayangkan nenek setua itu berusaha keras bertemu Pak Prabowo," ujarnya.

Selain isu politik uang, menurutnya, ada rumor lain yakni nenek tersebut sengaja dibawa pihak tertentu untuk berakting di atas panggung.

"Ini rumor dikembangkan karena kampanye Pak Prabowo luar biasa. Bukan hanya uang 500 tapi ada juga isu nenek ini dibawa dari Jakarta untuk berakting," ungkap Andre.

Andre menduga, isu-isu semacam ini sengaja dikembangkan karena ada yang merasa panik dengan antusiasme rakyat NTB datang ke kampanye Prabowo. Sambutan luar biasa rakyat ini, lanjut dia, menguatkan optimisme Prabowo-Sandiaga akan menang telak di NTB seperti 2014 lalu.

"Kenapa terjadi? (Isu politik uang) karena ada yang panik. Dari kemarin disebar-sebar. NTB ini kan ada TGB dukung Jokowi, tiba-tiba NTB dukung Pak Prabowo, luar biasa dahsyat. Mulai ada kampanye hitam," tandasnya.

Dalam kampanye terbuka di lapangan Karang Pule NTB, Selasa (26/3), Prabowo Subianto tampak di atas panggung memeluk seorang nenek. Fotonya viral di media sosial.

Momen mesra itu diunggah oleh Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dalam twitternya, Dahnil mengatakan, nenek itu merangsek naik ke panggung minta bertemu Prabowo.

"Di NTB seorang nenek merangsek naik panggung. Berbisik, menitipkan pesan, menitip harap untuk anak cucu agar diperjuangkan Pak @prabowo dan bang @sandiuno," tulis Dahnil.

Setelah foto tersebut beredar, sosok nenek tersebut muncul kembali dengan sebuah video. Dalam video itu sang nenek mengaku mendapatkan uang Rp 500 ribu setelah pertemuannya dengan Prabowo.

"(Dapat) Rp 500 ribu, salaman gini tangannya begini, dipeluk, dicium, salam dua jari Pak Prabowo," kata nenek tersebut di video.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.