HETANEWS

Mangkir Panggilan Pertama, Bawaslu Samosir Periksa Bupati di Rumdis

Ketua Bawaslu Anggiat Sinaga ketika dikonfirmasi, di kantornya yang didampingi kedua komisioner Bawaslu Samosir lainnya. (foto/stm)

Samosir, hetanews.com -  Pasca pidato Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, pada Hari Jadi Kabupaten Samosir ke XV, pada Senin (25/2/2019), lalu, diduga melakukan kampanye berbau ajakan untuk memilih terhadap salah satu calon presiden, di depan masyarakat Samosir, menuai kontroversi, di tengah warga.

"Mau enggak milih Jokowi, betul, kaga bohong, kalau ada milih yang lain, buat saja dulu dia tertidur sebentar, dan selesai pemilihan baru, iyakan, benar mau pilih Jokowi, betul, awas kalau tidak pilih Jokowi," ucap Bupati Rapidin Simbolon, ketika itu.

Salah seorang warga, Hatoguan Sitanggang, langsung mendatangi Kantor Bawaslu, guna melaporkan kejadian tersebut.

Hatoguan Sitanggang, menduga Bupati Samosir melanggar Peraturan Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 289 Ayat 2 tentang pelaksanaan atau tim kampanye dilarang mengikut sertakan, pejabat struktural, pejabata fungsional dalam jabatan negeri, direksi komisaris, dewan pengawas dan karyawan badan usaha milik negara.

Menyikapinya, Bawaslu Samosir telah melayangkan surat panggilan terhadap Bupati Samosir, namun Rapidin tidak hadir, sehingga Bawaslu, melayangkan surat panggilan kedua.

"Bahwa Bupati sudah kita panggil atau kita undang hari ini, tapi beliau tidak bisa hadir, karena pekerjaan tugas luar kota. Surat kita, sudah mereka balas, pada hari ini dan nanti kita akan buat lagi panggilan kedua,"ujar Anggiat.

Pada pemeriksaan kedua, berdasarkan surat permintaan Pemerintah Kabupaten Samosir, dengan alasan kesibukan dan tugas negara, pemeriksaan kepada Bupati Rapidin Simbolon, diminta dilakukan di Rumah Dinas (Rumdia) Bupati Samosir, Jalan Danau Toba, Pangururan, dan telah dilakukan, pada Jumat (22/3/2019), lalu.

"Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Samosir telah membuat surat resmi sebanyak dua kali tentang tempat pemeriksaan dengan alasan kerja dan tugas negara Bupati Samosir, akhirnya berdasarkan permintaan Bupati, kita melakukan pemeriksaan terlapor Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, di rumah dinas Bupati Samosir, pada hari Jumat (22/3/2019), pukul 14.00 WIB," ujar Ketua Bawaslu Samosir, Anggiat Sinaga ketika dikonfirmasi, Senin (25/3/2019), lalu.

Menurut Anggiat Sinaga yang didampingi komisioner Bawaslu Samosir, Rianto Nainggolan dan Robintang Naibaho, mengatakan, bahwa pemeriksaan terlapor di luar kantor Bawaslu adalah dibenarkan sesuai dengan ketentuan yang ada. "Pemeriksaan terlapor diluar rumah dinasnya itu dibenarkan oleh Peraturan Bawaslu Nomor 7/2018. Dan sebelumnya kami juga telah melakukan koordinasi dengan Bawaslu Sumatera Utara,"tambahnya.

Bawaslu Samosir menyatakan, sebelumnya juga telah memeriksa saksi-saksi, baik saksi dari terlapor maupun saksi terlapor dan telah melakukan proses-proses yang disayaratkan dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. 

Penulis: stm. Editor: gun.