HETANEWS

Cemburu Istrinya dan Korban Saling Panggil Mama-Papa, Marlin Bunuh Roni Dibantu 5 Temannya

Batam, hetanews.com - Warga Kecamatan Sekupang, Batam digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas pada Rabu (27/2/2019) lalu. Mayat laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi telentang, tangan terikat dan hampir tak berbusana.

Hampir satu bulan setelah penemuan mayat tersebut, polisi berhasil menungkap kasus penemuan mayat tersebut. Mayat tersebut adalah Roni Friska Hasibuan yang tewas dibunuh oleh Marlin Sinambela bersama lima pelaku lainnya.

Polisi mennjelaskan bahwa Marlin menjadi otak pembunuhan karena Roni berselingkuh dengan istrinya.

"Hasil pemeriksaan sementara, pelaku menghabisi nyawa korban karena cemburu kepada korban yang telah berselingkuh dengan istri pelaku," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang saat Konferensi Pers AKP Andri, Jumat (22/3/2019).

Perselingkuhan keduanya terbongkar setelah pelaku membaca chat Facebook mereka yang saling memanggil "mama" dan "papa".

Pelaku yang emosi mendesak istrinya agar mempertemukan dirinya dengan Roni, hingga terjadilah pertemuan di kawasan Baloi Kolam.

Bersama lima orang temannya, Marlin kemudian mendekati Roni. "Saat itulah pelaku menghajar korban hingga babak belur," ungkap Andri.

Roni kemudian dibuang di sekitar kawasan pinggir jalan di dekat kawasan Perumahan Bukit Tiban Permai, Sekupang.

"Tidak saja membuang korban, belakangan (diketahui) pelaku juga memukul kepala korban dengan besi karena korban terus berisik meminta agar ikatan di tangannya dilepas," ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri.

Marlin diamankan di lokasi persembunyiannya di Bogor, Jawa Barat dimana sebelumnya sempat bersembunyi kampung halamannya di Medan, Sumatera Utara.

Sedangkan lima pelaku lainnya ditangkap di daerah Batam. Keenam pelaku akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.