HETANEWS

Protes Keberadaan Live Music Rindu Alam Huta Tinggi, RN Ditangkap Polisi

Massa Huta Tinggi saat mendatangi Polres Samosir, protes atas ditahannya RN, yang merupakan warga Huta Tinggi. (foto/stm)

Samosir, hetanews.com - Baru-baru ini, setelah sekian lama menahan kesabaran, agar live music Rindu Alam yang beroperasi tanpa izin, di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, akhirnya puluhan warga setempat, turun langsung ke lokasi untuk menutup usaha itu, Kamis (7/3/2019), pukul 23.00 WIB-24.00 WIB.

Atas aksi itu, salah satu warga yang ikut aksi ke Rindu Alam, berinisial RN (35), ditangkap pihak Polres Samosir, Senin (25/3/2019).

Penangkapan terhadap RN atas surat perintah penangkapan Nomor: SP. Kap/18/III/2019/Reskrim. Dengan dasar penangkapan, pasal 5 ayat (1) huruf b angka 1, pasal 7 ayat (1) huruf d, pasal 16, pasal 17, pasal 18, pasal 19, dan pasal 37 KUHAP.

Kemudian, Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, laporan polisi Nomor: LP/B-52/III/2019/SMR/SPKT tanggal 16 Maret 2019, dan surat perintah penyidikan Nomor: Sp.Sidik/32/III/2019/Reskrim tanggal 18 Maret 2019.

Massa Huta Tinggi yang tertahan di pintu gerbang Polres Samosir guna menanyakan nasib sahabat mereka yang ditahan sore tadi. (foto/stm)

RN, harus rela meninggalkan istri di rumah yang baru saja melahirkan, tepatnya, Minggu (24/3/2019), pukul 04.00 WIB, lalu.

Berdasarkan bukti permulaan dianggap cukup. Dia diduga keras telah melakukan tindak pidana “bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang".

Atau, tindak pidana "penganiayaan", sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 Subs pasal 351 ayat (1) KUHPidana, yang kejadiannya pada hari Sabtu (16/3/2019), sekira pukul 22.30 WIB, lalu, di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, tepatnya di Klub Rindu Alam.

Baca juga: Kasatpol PP Samosir Benarkan Cafe Rindu Alam Belum Miliki Izin

Baca juga: Puluhan Warga Huta Tinggi Samosir Gruduk Cafe Live Music Rindu Alam

Adapun live music Rindu Alam yang dianggap masyarakat Huta Tinggi sudah meresahkan, terbukti belum memiliki izin, namun sudah beroperasi. Hal itu terbukti saat Pemerintah Kabupaten Samosir yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga, bersama tim, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rindu Alam, pada Jumat (22/3/2019), lalu.

Pantauan hetanews.com, Senin (25/3/2019), sekitar pukul 19.39 WIB, puluhan warga Huta Tinggi, mendatangi Mapolres Samosir untuk memberikan dukungan terhadap RN. 

Penulis: stm. Editor: gun.