HETANEWS

Jaksa Baca Tuntutan Nyaris tak Terdengar!! Pemilik Sabu dan Ganja Dituntut Sama

Jaksa Doniel saat membacakan tuntutan, di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua terdakwa mengatakan "kurang dengar", saat menjawab pertanyaan hakim, usai jaksa, Doniel Ferdinan SH, membacakan surat tuntutannya, di PN Simalungun, Senin (25/3/2019).         

"Kayak kumur-kumur ya,"kata hakim, Novarina, selaku ketua majelis. Pasalnya, jaksa Doniel saat mmebacakan surat  tuntutan, dengan nada yang pelan, seperti kumur - kumur saja, sehingga terdakwa pun tidak mendengar, diancam berapa tahun.         

Jaksa Doniel, merupakan jaksa pengganti yang membacakan surat tuntutan terhadap terdakwa Ahmad Zohri (25),  pemilik sabu dan ganja, yang dituntut 5 tahun, denda Rp.800 juta, subsider 3 bulan penjara.

Tuntutan tersebut, sama dengan terdakwa Boby Prasetyo alias Tamrin (21), yang hanya dipersalahkan dalam 1 pasal, yakni pasal 112.          

Ahmad Zohri, warga jalan Singosari Siantar ini, ditangkap di jalan Hok Salamuddin Simalungun oleh Satnarkoba Polres Simalungun, pada Minggu, 19 Agustus 2018, lalu.

Polisi menyita  barang bukti sabu seberat 0,22 gram dan ganja seberat 1,08 gram.         

Sabu tersebut, diakui dibeli dari terdakwa Boby, bersama Tito (melarikan diri). Boby pun ditangkap, di rumahnya, di jalan Singosari Gang Demak Siantar, bersama barang bukti Hp dan uang Rp.50 ribu.         

Setelah dipertemukan, Boby, membenarkan ada menjual sabu kepada Ahmad Zohri dan Tito Belo (DPO). ‘

Didampingi pengacara dari Posbakum PN Simalungun, kedua terdakwa mohon, agar majelis hakim meringankan hukumannya, karena menyesal.         

Untuk mempertimbangkannya dalam putusan, majelis hakim menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.