HETANEWS.COM

1600 Kartu BPNT di Siantar Belum diambil Keluarga Penerima Manfaat

Seorang Ibu dari Forum Orang Miskin (Formikom) berorasi menuntut kejelasan Penerima BPNT di Kota Siantar, pada 8 Oktober 2018. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com - Sebanyak 1600 kartu penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Siantar belum diambil oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Angka tersebut berdasarkan verifikasi lapangan yang dilakukan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Siantar.

"Banyak dari mereka sudah tidak layak. Diantaranya pindah, data ganda, sudah meninggal dan tidak punya ahli waris," kata Kordinator TKSK, Armansyah Nasution, Kamis (22/3/2019).

Ke-1600 penerima BPNT tersebut merupakan pengganti yang diambil dari Basis Data Terpadu (BDT) Tahun 2015, dengan jumlah daftar tunggu sebanyak 6 Ribuan.

Kata dia, yang berhak menerima pengganti yang tidak mengambil kartunya itu adalah warga yang sudah masuk BDT tahun 2015 tersebut.

"Jadi yang 6 ribu ini kita verifikasi lagi dan cek kelapangan mana yang layak diantara mereka. Karena bisa saja dalam kurun waktu 3 tahun yang berada di daftar tunggu ini sudah mapan,” ucapnya.

Armansyah mengatakan, warga miskin yang benar layak mendapat bantuan sosial itu akan masuk BDT melalui operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).

Kemudian, data itu akan dikirim ke Kementerian Sosial hingga terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat.

“Inilah mekanisme keputusan Kementerian Sosial  melalui nota kesepahaman antara Kementerian Sosial dengan Pemerintah kabupaten dan kota,” pungkasnya.

Penulis: huget. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan