HETANEWS

Besok, Ribuan Nelayan Tradisional Sergai akan Gelar Aksi!!! Ini Tuntutannya

Kordinator KNTI Zulham saat memberikan keterangan (baju biru). (foto/sutrisno)

Sergai, hetanews.com - Ribuan nelayan tradisional yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Serdang bedagai (Sergai), akan menggelar aksi damai, di anjungan Kuala Bedagai, di Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, Kamis  (21/3/2019) besok.

Aksi ini sebagai luapan kekecewaan terhadap maraknya aktivitas pukat trawl, ancau dan sejenisnya yang beroperasi di pesisir laut Sergai.

Ini dikatakan kordinator KNTI Sergai, Zulham kepada hetanews.com, di Desa Pekan Tanjung Beringin, Rabu (20/3/2019) sore tadi.

Menurutnya, aktivitas pukat trawl dan sejenisnya, di perairan Sergai sudah sangat mengganggu dan meresahkan nelayan tradisional, di daerah ini.

Saat ini, katanya, nelayan tradisional Sergai kesulitan mendapatkan hasil tangkapan ikan di laut.  Ini di karenakan terjadinya kerusakan ekosistem laut, akibat mengganasnya aktivitas pukat trawl.

Selain itu, pukat trawl juga telah ‘membabat’ habis ikan-ikan kecil serta menghancurkan areal-areal tangkap nelayan kecil, ujarnya.

Dalam aksi nanti, melibatkan  nelayan dari Kecamatan Tanjung Beringin, Bandar Khalipah dan Teluk Mengkudu.

Masih kata Zulham, pihaknya akan meminta agar Pemkab Sergai dan Batubara serta aparat hukum untuk melakukan kordinasi yang benar-benar intens sebagaimana ketentuan yang ada agar penegakan supremasi hukum dapat ditegakkan, sehingga permasalahan nelayan terhadap alat tangkap yang tidak ramah lingkungan ini tidak berkelanjutan.

“Bahkan dalam minggu ini, sempat terjadi permasalahan, dimana ada tiga kejadian yang menyebabkan perahu nelayan hancur, akibat ditabrak pukat trawl dan mengakibatkan nelayan tradisional mengalami luka-luka. Ini kan ironis, mereka yang beroperasi bukan di wilayah tangkapnya. Mereka pula yang merajai perairan di laut Sergai,”ungkap Zulham.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.