HETANEWS

Ngeri, Wanita Ini Alami Demam hingga Bibirnya Bengkak Gara-gara Behel Palsu

Ilustrasi perawatan gigi dengan menggunakan behel agar susunan gigi jadi lebih rapi. (Shutterstock)

Jakarta, hetanews.com - Seorang wanita tak menyangka akan mengalami hal menyakitkan, karena memasang behel dengan harga murah.  Akibatnya, kesehatannya pun terganggu karena behel palsu itu.

Menurut sebuah unggahan di Facebook pada Kamis (4/3/2019), seorang dokter gigi bernama Azila berbagi tentang pengalaman wanita Malaysia yang baru-baru ini bibirnya membengkak dan mengalami demam tinggi satu minggu setelah memakai kawat gigi palsu.

Korban mengakui bahwa dia ingin memasang kawat gigi karena semua temannya juga memakainya. Azila juga mengungkapkan, banyak orang memakai behel untuk mengikuti tren mode dan sangat sedikit dari mereka yang memang benar-benar perlu meluruskan gigi. Tentu sudah banyak yang tahu bahwa biaya memasang kawat gigi itu sangat mahal.

Namun, wanita asal Johor tadi tetap mencari alternatif yang lebih murah, hingga ia berhasil menemukan ''dokter gigi'' yang menawarkan pemasangan kawat gigi hanya seharga Rp 663 ribu. Si dokter abal-abal kemudian datang ke rumah pasien dan memasangkan kawat gigi itu di sana.

Namun, setelah seminggu, bibir wanita itu mulai membengkak dan dipenuhi dengan nanah. Dia juga menderita demam yang sangat tinggi dan akhirnya hanya bisa terbaring di tempat tidur selama tiga hari.

Ilustrasi kawat gigi - (Pixabay/hattex)
Ilustrasi kawat gigi alias behel. (Pixabay/hattex)

Setelah menemui kembali dokter palsu yang memasangkan behelnya, dia diberi tahu bahwa kondisi itu normal dan tidak perlu khawatir.

Namun karena kondisinya makin parah, korban pun memutuskan untuk pergi ke klinik dan memeriksakan darahnya. Hasilnya menunjukkan adanya beberapa infeksi bakteri yang disebabkan oleh kawat gigi palsu.

Ia lantas harus dirawat di rumah sakit selama dua hari. Setelah itu, dirinya pergi ke dokter gigi berlisensi untuk melepas behel palsu itu dan dikenakan biaya sebesar Rp 2,3 juta.

sumber: suara.com

Editor: sella.