HETANEWS.COM

Kadinsos Sebut Oknum Pendamping PKH Lakukan Trik Merebut Suara

Bahan Kampanye yang diduga dibagikan kepada warga setelah kegiatan sosialisasi PKH.

Siantar, hetanews.com - Pendamping PKH Kecamatan Siantar Utara, inisial FHS yang juga Caleg DPRD Siantar dari Partai Hanura akan dipanggil oleh Dinsos P3A Kota Siantar. 

Dinsos P3 A menyatakan FHS telah mengundurkan diri sebagai Pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) di Kecamatan Siantar Utara.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Siantar, Pariaman Silaen mengatakan FHS pernah menjadi Pendamping PKH.

Karena FHS diketahui menjadi Caleg DPRD Siantar, Dinsos P3A mengajukan pengunduran dirinya sebagai Pendamping PKH.

"Dia (FHS) dulunya pendamping PKH di Kecamatan Siantar Utara. Karena dia Caleg, kita ajukan pengunduran dirinya. Jadi dia sudah keluar dari pendamping PKH," kata Pariaman, Selasa (19/3/2019).

Lanjut Pariaman, pengunduran diri FHS sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengunduran diri sebagai Pendamping PKH dilakukan saat pencalonan FHS sebagai Caleg DPRD Siantar.

Baca juga: Oknum Pendamping PKH Siantar Utara Diduga Bagikan Bahan Kampanye

Pariaman menegaskan, kegiatan sosialisasi yang dilakukan FHS kepada puluhan keluarga penerima manfaat di Jalan Siak, Kelurahan Martoba, Senin kemarin tidak ada kaitannya dengan Dinsos P3 A.

"Itu tidak kaitannya dengan kita, karena tidak ada lagi ikatannya (FHS) dengan kita," tegas Pariaman. 

Tidak itu saja, Pariaman menduga FHS telah melakukan trik untuk merebut suara dari puluhan keluarga penerima manfaat di kecamatan Siantar Utara. 

Dengan itu pihaknya berupaya untuk memanggil FHS untuk meluruskan persoalan tersebut. 

"Itu mungkin trik dia itu, untuk meraup suaranya kan, gitu nya kira kira itu. Jadi nanti kita panggil lah dia. Nanti ku panggil dia untuk ngobrol- ngobrol dulu," tandasnya.

Ketua Panwascam Siantar Utara, Hasanuddin mengatakan, pihaknya sudah mencari informasi terkait adanya dugaan pembagian bahan kampanye oleh FHS saat sosialisasi.

Informasi yang dihimpun Petugas Panwascam Siantar Utara dari warga setempat,  FHS melakukan sosialisasi PKH di salah satu rumah warga. 

Lanjut Hasanuddin, saat warga ditanyai terkait FHS membagikan brosur yang diduga bahan kampanye, warga saat itu tidak mengakuinya.

"Kata Bu Netty, gak persoalan bagi bagi. Tapi pembagian itu habis acara sosialisasi tentang PKH itu," kata Hasunuddin.

Sebelumnya, Oknum Pendamping PKH di Kecamatan Siantar Utara disinyalir melakukan kampanye kepada puluhan warga keluarga penerima manfaat di Jalan Siak, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.

Hal itu terungkap saat oknum Pendamping PKH tersebut selesai melakukan sosialisasi disalah satu rumah warga di Jalan Siak, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Senin sore.

Penulis: gee. Editor: edo.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengaktivasi langganan!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengaktivasi langganan!