Mon 22 Apr 2019

Menolak Jadi Warga Australia, Suhanto Ingin Membangun Kampung Halaman untuk Kepentingan Nasional

Siantar, hetanews.com - Berpindah-pindah tempat karena mengikuti orang tua untuk bertugas, tak melupakan anak Siantar ini terhadap kampung halamannya. Setelah menempuh ilmu di berbagai daerah hingga sampai luar negeri, ia pun kali ini ingin membangun kampung halamannya.

Anak muda yang akan menginjak umur 30 tahun sejak SD sampai SMP berpindah-pindah tempat karena mengikuti orang tua yang sedang bertugas.

"Kebutulan bapak kan TNI, jadi SD sampai SMP-ku banyak karena ngikut bapak bertugas," sebut Suhanto Pakpahan, Senin (18/03/2019).

SMAnya Suhanto menempuh ilmu di Australia (Ausi), ada banyak cerita kata Suhanto ketika dia nempuh Ilmu di Negri tetangga tersebut.

"Kalau disana SD itu sampai 7 atau 8 Tahun, SMP dan SMA 2 Tahun, nah makanya disana aku ngulang lagi," katanya.

Masih kata Suhanto diapun katanya pernah dapat tawaran untuk menjadi warga negara permanen di Australia, namun dia mengambil keputusan untuk kembali ke Indonesia.

"Padahal aku ditawari disana untuk kuliah bahkan untuk buka usaha dan dimodali, tapi aku engga mau, aku mau," ucapnya.

Setelah kembali dari Australia, Suhanto kuliah di Universitas Pelita Harapan (UPH) Tahun 2008 - 2013 untuk mengambil jurusan Ekonomi, setelah lulus kemudian Suhanto melanjutkan kuliah di Universitas Negari Pertahanan (UNHAN).

"Ditahun 2014 aku ambil S2 disana sambil aku mulai buka usaha PT Travellink Lintas Dunia, dan kita juga kadang dapat even-even Pariwisata, setelah itu aku bangun perusahaan IT namanya namanya Suminov Indonusa, kemudian buat perusahaan PT Estu Maruni Trinis di Maruni dekat Manokowari bergerak di pertambangan batu sampai sekarang," jelasnya.

Ditanya apa alasannya kembali ke Kampung Halamannya dan terjun ke dunia politik, Suhanto bercerita ketika itu dirinya sedang berdiskusi dengan beberapa supir Ojek Online, pada saat itu mereka berkeluh kesah terkait adanya panarikan pajak ke Dinas Perhubungan (Dishub) dan masalah itu sudah dibawa oleh Supir-Supir Ojek Online tersebut ke DPR-RI namun katanya belum digubria.

"Jadi waktu itu aku iseng-iseng aja ngomong, makanya doakan kalian aku jadi DPR, eh malah mereka sirius dan ngumpul untuk menyampaikan dukungan sama aku," katanya.

Berangkat dari keluh-kesah masyarakat tersebut akhirnya Suhanto memilih jalur politik, ditanya kenapa pilihannya kembali ke Kota Siantar?, dia ingin membangun kampung halamannya.

"Mudah-mudahan dengan ilmu yang saya dapat, saya bisa membangun Siantar, saya fokus untuk di Eknomi Kreatif, Perdagangan, dan Pembangunan, mudah-mudahan dapat membantu kepentingan Nasional," katanya.

Penulis: tom. Editor: tom.