Sat 23 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Heboh Isu Pembiusan di Mall, terungkap Cinta Segitiga, Istri Pertama Labrak Pelakor

Heboh Isu Pembiusan di Mall, terungkap Cinta Segitiga, Istri Pertama Labrak Pelakor. (foto/twitter)

Jakarta, hetanews.com - Video berdurasi 1 menit 56 detik yang menarasikan upaya pembiusan salah satu pengunjung mal di wilayah Jakarta beredar luas di media sosial Twitter.

"Baru dapet video modus pembiusan cewek di salah satu wc umum mall di Jakarta. Dan yang bikin kaget pelakunya ternyata cewek juga.

Baca juga: Video Pedagang Dibius Wanita saat ke Toilet, di Tasnya Ada Etanol, Hamer, Suntikan hingga Pisau

Untung korbannya selamat dan langsung narik tas pelaku.

Duh, please be safe everyone.

Please aware sama siapapun, even cewek juga.

Scary AF!," tulis pengunggah video, @mommy_elzar, Jumat (15/3/2019) malam kemarin.

Selanjut @mommy_elzar menggunggah isi tas terduga pelaku:

''Dan kalian kudu tau isi tasnya itu apaan.
ADA SUNTIKAN BIUS, PALU, PISO KECIL SAMA PISO GEDE. KURANG SEREM APA COY?????!'' tulis @mommy_elzar.

Barang yang ditemukan dalam tas terduga pelaku pembiusan di mall

Sabtu (16/3/2019), Kapolsek Pademangan Kompol Julianthy membenarkan video tersebut.

Menurut dia, ada keributan antara dua perempuan di Mal WTC Mangga Dua pada Jumat petang sebagaimana tergambar dalam video.

Julianthy mengatakan, pelaku yang berinisial S saat itu berusaha menyekap korban berinisial E di salah satu toilet. Namun, E berhasil menyelamatkan diri setelah melawan S.

Kendati demikian, menurut dia, tidak ada upaya penyuntikan obat bius sebagaimana yang dinarasikan di media-media sosial.

"Tidak ada obat bius seperti yang diviralkan di medsos, tidak benar obat bius. Itu korban memang sempat mau disekap di toilet tetapi korban berhasil berontak dan melawan," kata Julianthy.

Menurut dia, keributan keduanya dilatarbelakangi konflik cinta segitiga antara S, E, dan suami E.

Sore itu, S sengaja mendatangi E yang bekerja di WTC Mangga Dua guna melabrak dan menyekapnya. Setelah keributan pecah, S dan E dilerai pihak keamanan setempat dan dibawa ke Mapolsek Pademangan.

Di sana, keduanya bersama suami masing-masing sepakat berdamai dan tidak membuat laporan polisi.

"Sudah kita bujuk buat laporan polisi karena ini masalah serius tapi yang bersangkutan atas bujukan dari suami korban dan suami si pelaku tidak membuat laporan dan dituangkan dalam surat pernyataan," ujar Julianthy.

Mengenai temuan jarum suntik di tas milik pelaku, Julianthy tidak membantahnya. Namun, ia mengatakan bahwa alat-alat suntik itu memang sudah biasa dibawa oleh pelaku yang bekerja di bidang kosmetik.

"Perlu digarisbawahi bahwa ini masaah cinta segitiga, tidak benar itu setelah dibius akan dijual organ tubuhnya, itu tidak benar," kata Julianthy.



 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.