Sat 23 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Beredar Informasi Ada Jual Beli Jabatan Dalam Mutasi, BKD Dan Staffnya Membantah

Pelantikan 77 Pejabat di Pemko Siantar, 05 Maret 2019 di Balai Kota.(Foto/Doc Hetanews)

Siantar, hetanews.com - Pasca masalah yang muncul usai rotasi dan mutasi pada tanggal 05 Maret lalu, beredar banyak informasi terkait Rotasi dan Mutasi tersebut, dimulai dari masalah perpindahan pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), kali ini adanya informasi tentang jual beli jabatan.

Informasi yang didapat tarif yang dimintapun bervariasi mulai dari Rp 15 Juta untuk Ekselon IV sampai 30-35 Juta Untuk Ekselon III, namun informasi ini belum diketahui kebenarannya.

Terkait informasi itu kemudian hetanews menanyakan kepada Mantan sekaligus Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Siantar Zainal Siahaan, Jumat (15/03/2019), diapun membantah hal tersebut.

"Engga ada itu," sebutnya dengan nada tegas.

Terkait angka-angka yang disebutkan itu, Zainal juga membantah hal itu.

"Engga, engga ada itu," katanya.

Informasi yang beradar juga disebutkan jika pegawai atau Staff BKD katanya bernama Tuti merupakan Kasubag Umum BKD, yang melakukan transaksi kepada pejabat yang bersangkutan, juga dibantah oleh Zainal.

"Engga ada itu, engga ada," katanya.

Terpisah Staff BKD tersebut ketika diwawancarai oleh hetanews juga membantah informasi itu.

"Engga ahk," katanya singkat.

Penulis: tom. Editor: tom.