Mon 18 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Duh, Korban Begal Payudara Luka-Luka Terjatuh dari Motor

Korban begal payudara. (inews)

Kotawaringin Barat, hetanews.com – Kasus pelecehan remas payudara atau biasa disebut begal payudara kembali terjadi di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (13/3/2019). Korbannya bahkan sampai terluka akibat terjatuh dari motor.

Informasi yang dirangkum, kronologi peristiwa ini berawal saat korban DN (22) yang bekerja sebagai kurir pengantar katering bermaksud mengantarkan makanan di sekitar RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Saat itu, korban menuju Jalan Pemuda dan melewati Bundaran Gentong di Jalan Tjilik Riwut III pukul 10.45 WIB.

Mendadak dari arah belakang muncul pengendara yang menyalip dan langsung meremas payudaranya. Korban yang terkejut tak mampu kendalikan motor hingga terjatuh dan menciderai kaki serta tangan dengan luka lecet.

"Dari Bundaran Gentong saya merasa sudah diikuti orang. Sekitar 100 meter dari Bundaran Gentong menuju Jalan Tjilik Riwut III saya kaget, dikira mau nyalip ternyata pelaku meremas dada kanan saya dan langsung kabur," ujar DN, di rumahnya, Jalan Ahmad Wongso, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Rabu (13/3/2019).

Warga sekitar yang melihat korban pun langsung menolong korban. Namun saat kejadian, kondisi jalanan sepi dan tak ada pengendara yang melintas. Selain luka lecet, tujuh porsi makanan yang diantarnya jatuh berserakan di jalanan.

"Begitu saya jatuh, pelaku sempat menoleh ke belakang dan langsung tancap gas,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, ciri-ciri pelaku berbadan kurus dan tinggi, mengenakan kaos abu-abu, helm GM hitam dengan kaca pelangi, serta menggunakan motor Honda Revo silver.

“Saya tidak sempat melihat plat nomornya. Saya mau laporkan ke Polsek Arsel agar pelaku cepat ditangkap dan tidak ada lagi korban lainnya,” tuturnya.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy ZS mengatakan, menindaklanjuti keresahan warga atas kasus pelecehan seksual di jalan raya, pihaknya akan berpatroli pada titik rawan.

"Kami masih menunggu laporan korban. Kami juga akan lakukan patroli pada titik rawan berdasarkan hasil analisa untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat," katanya.

sumber: inews.id

Editor: bt.