Mon 18 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Lagi, Terduga Teroris Wanita di Klaten Diamankan Densus 88

Klaten, hetanews.com - Seorang warga Klaten terpaksa diamankan polisi untuk dimintai keterangan karena disinyalir berhubungan dengan sebuah jaringan teroris yang diikutinya melalui media sosial.

Informasi yang berhasil dihimpun, warga Klaten yang terpaksa diamankan polisi tersebut seorang perempuan berinisial YW (35), tinggal di Dukuh Desan Wetan, RT 5/2, Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.

"YW diamankan dari kediaman orangtuanya sekira Pukul 17.00 WIB di rumah orangtua YW," jelas salah satu sumber yang namanya tak mau disebutkan, Kamis (14/3/2019).

Masih dari sumber tersebut, YW ditangkap saat hendak pulang ke Jakarta setelah beberapa hari berada di kampung halamannya, Klaten.

Sebelum diamankan yang diduga dilakukan oleh Tim Dentasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri, tim yang didampingi Ketua RT 05, Jangkung Sudono (45) dan Ketua RW 02, Mujiyono terlebih dahulu bertemu dengan pihak keluarga YW, berinisial S (63).

Menurut sumber tersebut, saat ditanya oleh polisi, YW tak mau memberikan keterangan apapun. Malah sebaliknya YW mencelupkan HP miliknya ke dalam air.

"YW enggan menjawab pertanyaan kepada dirinya. Malah sebaliknya HP miliknya itu dicelupkan ke dalam air," ujarnya.

Selain membawa YW ke Polres Klaten, polisi juga mengamankan barang bukti berupa HP dan sisa isolasi 1 plastik.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian menyangkut diamankannya YW. Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi belum menjawab ketika dihubungi wartawan.

Diamankannya YW membuat warga mendatangi kediaman yang bersangkutan. Karena banyaknya warga yang berkerumun, Kapolsek Jogonalan beserta anggotanya memberi imbauan kepada masyarakat untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

sumber: okezone.com

Editor: bt.