HETANEWS

Bambang Kurniawan Dituntut 18 Tahun, Pengacara Terdakwa Keberatan

Faisal Wan, Pengacara Terdakwa, Kamis (14/3/2019). (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com - Bambang Kurniawan, dituntut 18 tahun penjara atas kepemilikan narkoba oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi, Sintong Purba, Selasa (12/3/2019), lalu, di ruang sidang PN Tebingtinggi.

Jaksa menjerat terdakwa dengan pasal 114 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dan atas tuntutan itu, pengacara terdakwa, yaitu Faisal Wan dari Kantor Hukum Faisal Wan & rekan Tebingtinggi, menyampaikan keberatan karena tidak sesuai dengan fakta.

Menurut pengacara, pasal yang dikenakan kepada terdakwa, menawarkan untuk dijual, membeli, menerima dan menjadi perantara dalam jual beli narkotika, namun fakta saat penangkapan, terdakwa tidak sedang melakukan transaksi menjual beli apapun dan barang bukti yang ditemukan, di rumah terdakwa, bukan di badan terdakwa, ucap pengacara terdakwa, pada awak media saat dihubungi lewat pondsel, Kamis (14/3/2019).

Lanjutnya, hal ini dibenarkan para saksi yang dihadirkan JPU Haidi dan Eko Sugendro. Yang dalam persidangan menerangkan, bahwa terdakwa ditangkap petugas saat sedang duduk-duduk di teras rumah, bersama teman-temannya.

Dalam persidangan juga didengarkan keterangan saksi ahli narkotika, dr Harnek Singh yang dalam kesaksiannya menerangkan, bahwa terdakwa Bambang Kurniawan, pengusaha batu koral dan pasir adalah merupakan pasiennya yang sedang menjalani perobatan dalam proses pemulihan Narkotika.

Untuk itulah, atas bukti-bukti selama persidang berlangsung, pengacara terdakwa Bambang Kurniawa, Faisal Wan menyampaikan sangat keberatan atas tuntutan dan tuduhan JPU terhadap kliennya dan mengajukan keberatan.

Sidang selanjutnya akan dilanjutkan minggu depan.

Penulis: wh. Editor: gun.