Mon 18 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Satria Akui Beli Sabu dari Apin di Siantar

Dua terdakwa saat disidang di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua terdakwa, Satria alias Fery (26),  saling memberikan kesaksian dengan terdakwa Apin (37), warga jalan Sibolga, Kelurahan Karo Siantar, di PN Simalungun, Kamis (14/3/2019).         

Satria, sebagai kernet, ditangkap polisi, karena memiliki sabu yang dibeli dari Apin. Petugas menyita sepaket sabu yang  dari saku celananya. "Saya ditangkap Kamis, 4 Oktober 2018, dari sebuah warung, di jalan Suri – suri, Nagori Pematang Simalungun, pak,"kata Satria, di depan majelis hakim, pimpinan Jon Sarman Saragih.         

Melihat polisi, Parlin Saragih dkk, terdakwa sempat lari dan berhasil ditangkap. Berdasarkan pengakuan Satria,  Apin juga berhasil ditangkap dari sebuah kamar kos Romauli, di jalan Reider, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Martoba, pada hari yang sama.

Dari Apin, polisi menyita Hp dan 1 klip sabu seberat 0,48 gram. Apin mengaku beli sabu dari Upin (DPO).         

Jaksa Dhoniel menjerat keduanya dengan pasal 114 atau pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika

Penulis: ay. Editor: gun.