HETANEWS

Kelabui Petugas Bandara Ngurah Rai, 3 Pemuda Sembunyikan Sabu 1 Kg di Sandal

Tiga tersangka sindikat jaringan Medan

Denpasar, hetanews.com - Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Bali berhasil membekuk tiga tersangka sindikat jaringan Medan, Sumatera Utara, yang membawa 1 kg sabu ke Bali.

Ketiga tersangka ini, bernama Muhammad Ikhsan (23) M. Dani (28) dan I Putu Mas Wira Adi Kusuma alias Gus Mas.

"Mereka ini jaringan Medan yang datang ke Bali melalui pesawat," ucap Kepala BNNP Provinsi Bali Brigjen Putu Gede Suastawa, di Kantor BNN Provinsi Bali, Rabu (13/3).

Terungkapnya sindikat ini, berawal BNNP Bali mendapatkan informasi, Sabtu (9/3) sekitar pukul 15.00, bahwa ada dua tersangka yakni Muhammad Ikhsan dan M Dani datang ke Bali melalui Pesawat Lion Air JT 960 Rute Medan-Denpasar.

Selanjutnya, petugas BNNP Bali menunggu kedua tersangka di Terminal Kedatangan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai dan langsung melakukan penangkapan.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti sabu yang disembunyikan di dalam sandal bertuliskan Cannes dan Santos yang digunakan oleh kedua tersangka. Sepasang sandal yang digunakan tersangka Muhammad Ikhsan ditemukan seberat 236,70 gram bruto atau 233,45 gram netto (kanan). Kemudian di sebelah kiri 260,36 gram bruto atau 257, 11 gram netto.

Sementara, sandal yang digunakan oleh M. Dani bertuliskan Santos yang di dalamnya juga ditemukan sabu di sebelah kaki kiri seberat 260,36 gram bruto atau 257,11 gram netto.

"Modus operandinya, mereka meletakan sabu-sabu ini di sandalnya. Jadi sandal itu dibuka dan di dalam di letakan barang bukti itu dengan dibungkus plastik bening. Jadi barang bukti ini diinjak, dan barang bukti itu sebanyak 1 kilo gram," jelas Suastawa.

Tak sampai disitu, setelah tertangkap kedua tersangka tersebut, BNNP Bali kembali melakukan pengembangan dengan melakukan controlled delivery, yang akan mengambil sabu di Hotel Puri Nusantara, Badung, Bali. Kemudian pada pukul 17.00 Sabtu (9/3) tersangka Gus Mas datang untuk mengambil sabu tersebut dan langsung dilakukan penangkapan oleh petugas BNNP Bali.

"Saat ditangkap kita juga mendapatkan 105 butir ekstasi dari tersangka Gus Mas," ujar Suastawa.

Suastawa juga menjelaskan, untuk tersangka Muhammad Ikhsan dan M Dani adalah pengedar dengan membawa sabu dari Medan ke Bali, dengan masing-masing di bayar Rp 50 juta.

"Kemudian mereka menyampaikan kepada Gus Mas dengan diongkos Rp 10 juta, dan si Gus Mas yang akan mengedarkan di Bali, jadi beda ongkos sebagai kurir," ujarnya.

Dari keterangan ketiga tersangka tersebut baru pertamakali melakukannya dan akan diedarkan di wilayah Bali.

"Namun kita akan terus melakukan pengembangan. Karena, dari pengakuan mereka baru pertamakali melakukannya," ujar Suastawa. 

sumber: merdeka.com

Editor: sella.