Siantar, hetanews.com - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kota Siantar menggelar audiensi dengan anggota DPRD Komisi I setempat.

Dalam audiensi tersebut, baik dari LPAI dan Komisi I, keduanya membahas soal perlindungan anak di kota itu, Selasa (12/3/2019).

Sebagai lembaga baru di Kota Siantar dengan basic melindungi anak, LPAI Siantar yang diketuai Farida Christina Sitorus, bersama koleganya, memperkenalkan diri dengan mengajak anggota Komisi I beraudiensi.

"Kita tadi ada beberapa perbincangan dengan anggota Komisi I DPRD Kota Siantar. Kita kan lembaga baru di Siantar, jadi memperkenalkan diri ke Komisi I DPRD," ujarnya saat dihubungi hetanews.com.

Selain audiensi, Farida juga menyampaikan ada program kerja sama dengan anggota Komisi I tersebut.

"Sebenarnya misi/visi kita dengan kondisi Siantar yang seperti ini berharap bisa menciptakan Siantar yang ramah anak. Kalau program kita banyak, salah satu akan mensosialisasikan berbagai hal, semisal perlindungan anak, dan memberikan pendidikan seksual kepada anak," ujar Farida.

Untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual kepada anak, kata Farida, pihaknya akan lalukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

"Kegiatan kita ini juga mendapat dukungan dari Kapolres saat bertemu dua minggu lalu dan mau bekerja sama. Kerjasamanya seperti untuk kasus pelecehan seksual yang terjadi, kita akan memberikan pendampingan psikologinya bagi korban," ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Siantar, Togam Pangaribuan, mengatakan, LPAI Kota Siantar datang dan beraudiensi. Salah satu hal yang dibahas, yakni terkait banyak masalah pelecehan seksual, di Siantar.

"Kita juga tahu, agak gencar juga kasus pelecehan seksual di Siantar. Mereka juga mau membuat sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai hal-hal yang berbau dengan pelecehan seksual dan memberikan edukasi agar paham," ujarnya.

Selain sosialisasi dengan mendatangi sekolah-sekolah, LPAI juga akan memperomosikan lewat baliho serta membuat program.

"Kami dari Anggota DPRD Komisi I mendukung program LPAI Kota Siantar. Mereka kita dukung, karena itu kan cukup bagus," pungkasya.