Sat 23 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Beru Bangun Ditinju Mantan Suami Sampai Lebam

Korban saat hendak membuat pengaduan. (foto/adr)

Medan, hetanews.com - Herman Tarigan (50), warga Pasar IX, Kampung Banten, Sibiru-biru, memang pria tak punya otak. Betapa tidak, mantan istrinya sendiri tega dianiayanya hingga babak belur. Akibatnya, ia terpaksa berurusan dengan aparat Polsek Patumbak.

Peristiwa penganiayaan itu, bermula ketika Sri Bulan Beru Bangun (43) (korban-red), sedang diurut oleh tukang kusuk, di kediamannya, Jalan Patumbak Talun Kenas, Tenda Biru, Dusun VI, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, empat hari lalu.

Nah, saat sedang asik dikusuk, tiba-tiba Herman (pelaku-red) datang ke kediaman Sri. Disitu, pelaku mengamuk sembari mencaci maki Sri. Tak hanya itu, Sri dan tiga dari empat orang anaknya, juga diusir oleh pelaku.

Tak terima dengan sikap pelaku, Sri pun lantas melawan. Tak terduga, pelaku tanpa basa-basi langsung meninju wajah Sri hingga bengkak dan membiru (bengab). Kemudian, pelaku pun pergi meninggalkan Tempat Kejadiaan Perkara (TKP).

Sementara Sri yang tak terima dengan sikap mantan suaminya itu, memutuskan untuk membuat laporan ke Polsek Patumbak.

SPKT Polsek Patumbak yang menerima laporan korban, langsung membawa korban ke ruang periksa, guna didengar keterangannnya.

Penulis: adr. Editor: gun.