HETANEWS

Kesasar di Siantar, Nenek Musripah Akhirnya Bertemu Keluarga

Musripah ditanyai salah seorang petugas sebelum dihantar ke rumah ponakannya di Panei Tongah. (foto/bt)

Siantar, hetanews.com - Musripah, nenek renta berusia 68 tahun sempat kesasar di Kota Siantar akhirnya dipertemukan dengan keluarganya. Musripah dihantar oleh petugas Satpol PP Kota Siantar.

Informasi kepulangan wanita lanjut usia yang sempat kesasar beberapa jam di Kota Siantar disampaikan Kadis Satpol PP Robert Samosir kepada awak media, Senin (11/3/2019).

"Ybs sudah diterima keponakannya di Panei Tongah....dan kan dibawa ke Sidamanik (Kab Simalungun)...krna ybs tinggal di sidamanik...info dr anggota," tulis Robert dalam pesan singkat Whatsapp kepada hetanews.

Diberitakan, Sukmariadi (25) sopir angkot Sinar Siantar mendapati Musripah di Jalan Singosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, sekira pukul 14.00 WIB. Menurut Sukma, Musripah turun dari salah satu angkot kemudian naik ke dalam angkotnya.

Namun menurutnya, Musripah beberapa kali ditanyai tujuannya hanya mengatakan menunjuk ke segala arah. "Diajak bicara tidak nyambung, kayak pikun," katanya.

KTP milik Musripah. (foto.hza)

Identitas Mursipah baru diketahui setelah ditemukannya Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari dalam tas warna hitam yang dibawa Mursipah.

"Habis itu kami bawa dia ke Polsek Siantar Barat, tapi polisi pun kayak bingung. Kami disuruh bawa ke kantor Satpol PP," kata Sukma mengaku sempat bingung.

Setibanya di Kantor Satpol PP Jalan Adam Malik, Musripah kemudian dibawa dua petugas Satpol PP menggunakan sepeda motor. Musripah pun diantar ke rumah keponanakannya di Panei Tongah, Kabupaten Simalungun.

Baca juga: Nenek Ini Pikun dan Tersesat, Kini di Polsek Siantar Barat Setelah Diantar Sopir Angkot

Penulis: bt. Editor: bt.