HETANEWS.COM

Sampaikan Pledoi, Dokter Gigi Herawati Puji Kinerja Hakim PN Siantar

Terdakwa memberikan kepada sejumlah awak media di PN Siantar. (foto/bt)

Siantar, hetanews.com - dr Herawati Sinaga menyampaikan nota pembelaan (Pledoi) dalam sidang yang digelar di ruang Chandra Pengadilan Negeri Siantar, Senin (11/3/2019). Terdakwa dituntut 10 bulan bui atas dakwaan KDRT terhadap pembantu rumah tangganya, Serti Mariana Butar-Butar.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Fitra Dewi Nasution dibantu hakim anggota Fhytta Imelda Sipayung dan M Nuzuli, terdakwa hadir didampingi kuasa hukumnya, Martin Onruso Simanjuntak. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Henny Simandalahi.

Kepada sejumlah awak media, terdakwa menyatakan tak ada kejanggalan selama di proses peradilan. Ia mengaku kejanggalan kasusnya di tangan kepolisian.

"Bukan persidangan yang janggal, namun proses di pihak kepolisian yang janggal. Kalau persidangannya Puji Tuhan semua baik baik saja, saya mendapatkan pelayanan sebagai terdakwa, saya diperlakukan dengan baik. Namun ketika di kepolisian saya temukan banyak kejanggalan, terutama mulai dari hillangnya barang bukti sebelum dilakukan gelar perkara, sehingga pada gelar perkara barang bukti saya tidak ada, maka saya langsung ditetapkan tersangka," katanya.

Baca juga: dr Herawati Sinaga Beberkan Kejanggalan Kasusnya Selama di Polisi

Terdakwa yang berprofesi sebagai dokter gigi mengaku diperlakukan baik selama persidangan. Pun, dia tak lupa berucap terima kepada hakim yang menangani kasusnya.

"Ringkasnya dalam Pledoi saya sampaikan terima kasih kepada majelis hakim selama ini sudah perlakukan saya dengan baik. Saya bahagia di persidangan, sekalipun saya duduk dikursi pesakitan saya tidak merasa duduk di kursi pesakitan," ujarnya.

Terdakwa dituntut 10 bulan penjara dengan Pasal 44 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Namun terdakwa tetap keberatan dengan itu. "Saya tidak setuju karena saya bukan penganiaya," ujarnya.

Dalam dakwaan, korban dianiaya pada Februari 2018 di kediaman terdakwa di Jalan Viyata Yudha, Kecamatan Siantar Sitalasari. Korban didampingi Nurmaida, ibu kandungnya melaporkan kasusnya ke Polres Siantar.

Penulis: bt. Editor: bt.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan