HETANEWS

Modal Nasi Bungkus, Perawan Gadis Belia Terampas

Orang tua korban saat mendatangi Polsek Delitua. (foto/adr)

Medan, hetanews.com-Hanya bermodalkan nasi bungkus, MI, berhasil merenggut mahkota kekasihnya, Mawar (17), sebut saja begitu.

Belakangan, orang tua gadis asal Asahan yang berdomisili di Jalan Raden Saleh, dekat Kantor Wali Kota,  Medan Barat mengetahui perbuatan keji pelaku dan melaporkannya, ke Polsek Delitua. 

Data yang dihimpun wartawan, di Polsek Delitua. Senin (11/3/2019) siang, sekitar pukul 15.30 WIB, menyebutkan, pencabulan yang terjadi terhadap Mawar ini, terjadi pada bulan Januari 2019 lalu, di salah satu hotel kelas melati yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Delitua.

Mawar dan pelaku yang disebut-sebut, berinisiaal MI, warga Ledong Kabupaten Asahan. MI dan Mawar belajar disalah satu sekolah yang ada di Kota Medan. Karena satu sekolah, kedua insan ini sering bertemu meskipun lain jurusan.

Sangkin seringnya bertemu, cucu Adam ini menjalin cinta hingga akhirnya perbuatan yang layaknya dilakukan pasangan suami mereka lakukan.

Sayangnya, sudah puas mencicipi mahkota yang seharusnya diberikan pada saat malam pertama setelah akad nikah. Sang pacar malah lari dari tanggung jawab.

Terungkapnya ‘mahkota’ Mawar hilang saat kedua orangtuanya datang ke Medan dan bertemu dengan anaknya.

Saat itu Mawar terlihat murung dan menyendiri didalam kamar.

Melihat perubahan sikap anaknya yang dulunya ceria, menjadi murung, membuat kedua orangtua Mawar curiga.

Setelah didesak, Mawar akhirnya mengatakan, kalau kegadisannya telah direnggut sang pacar.

Mendengar pengakuan sang anak, sang ibu bagaikan disambar petir, namun apadaya nasi sudah menjadi bubur.

Upaya meminta pertanggung jawaban telah dilakukan keluarga Mawar dengan menghubungi keluarga MI, namun keluarga MI malah menantang dan menyuruh keluarga Mawar untuk melapor ke Polisi.

Karena tidak mendapat respon dan ditantang, akhirnya keluarga Mawar, mendatangi Mapolsek Delitua dan membuat laporan secara resmi.

Kapolsek Delitua Kompol Efianto SH, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban.

Penulis: adr. Editor: gun.