Mon 18 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Puluhan Tahun, Lahan HGU Milik PTPN IV Kebun Pabatu Diduga Dikuasai Oknum Ketua BPD

Lokasi lahan areal kelapa sawit yang masih di areal HGU yang diduga dikuasai Aman. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com - Lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan plat merah, yaitu  PTP Nusantara IV Kebun Pabatu, tepatnya di Afdeling VII, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), seluas hampir 50 hektar, diduga dikuasai selama puluhan tahun oleh Amanulah yang akrab disapa  Aman, seorang pengusaha pedagang sapi, yang juga menjabat Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) di Desa Kalembak, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Sergai.

Riki, selaku Asisten Afdeling VII Kebun Pabatu, ketika dikonfirmasi hetanews.com, Senin (11/3/2019), membenarkan, kalau tanah yang "digarap" Aman tersebut  adalah milik PTPN IV Kebun Pabatu dan masih didalam HGU.

"Itu posisinya di Blok 18G, sengaja dihutankan untuk sepadan sungai. Semua lahan dia didalam patok HGU, sekitar 40 hektar sampai 50 hektar. HGU-nya masih hidup,"ungkapnya tegas.  

Lokasi lahan areal kelapa sawit yang masih di areal HGU yang diduga dikuasai Aman. (foto/dmk)

Hal senada juga diucapkan oleh Idris Manurung, selaku SDM (Sumber Daya Manusia) Kebun PTPNIV Pabatu, ketika disambangi hetanews.com, di ruangannya.

"Itu areal konservasi yang tidak ditanami, yang sengaja dihutankan atau kawasan NKT (Nilai Konservasi Tinggi) masih dalam HGU,"papar  Idris.

Sementara itu, untuk memperjelas hal tersebut, melalui telepon seluler (HP), hetanews.com mengkonfirmasi kepada Aman, soal berapa luas lahan HGU, di sekitar DAS (Daerah Aliran Sungai) yang "dikuasainya” tersebut, tetapi Aman mengaku lupa akan luasnya.

"Gak ingatlah (luasnya),"jawab Aman singkat dari seberang telepon.

Penulis: dmk. Editor: gun.