HETANEWS

Mayat Pria Berdarah-darah Ditemukan, Tertulis Sebuah Nama dan Ojek 133 Tunggul Hitam di Rompi

Pria Belumuran Darah di Temukan di Padang, Tertulis Sebuah Nama dan Ojek 133 Tunggul Hitam di Rompi. (foto/Rezi Azwar)

Padang, hetanews.com - Seorang pria ditemukan tewas berlumuran darah di Kota Padang, Minggu (10/3/2019).

Ditemukan di Kelurahan Balai Gadang, di rompi korban tertulis satu nama.

Pria berlumuran darah itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB, lokasi telatnya di Rt 01 Rw 09, , Kecamatan Koto tangah.

"Telah ditemukan mayat seorang laki laki dengan identitas belum diketahui pasti, di rompi yang dipakai korban tertulis M. NUR," kata Kapolsek Koto Tangah, Kompol Joni.

Ia mengatakan, dari rompi yang dikenakan korban diketahui dari pangkalan Ojek 133 Tunggul Hitam.

Korban berumur lebih kurang 50 tahun. "Sedangkan, alamatnya belum diketahui," katanya.

Saksi dalam kejadian ini Fauzil Watan (42),warga Rt 01 Rw 09, Kelurahan Balai gadang, Kecamatan Koto Tangah, dan Jun (44), warga Rt 01 / Rw 09, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

"Barang bukti yang ditemukan satu buah pisau yang ditemukan lebih kurang 10 meter dari posisi korban," katanya.

Ia mengatakan, bukti lainnya yaitu pakaian yang dipakai korban berupa jaket warna hitam, rompi bertuliskan M. Nur pangkalan ojek 133 tunggul hitam dalam kondisi berlumuran darah tertikam.

"Polisi juga temukan bukti satu unit handphone warna putih merek tidak diketahui yang ditemukan di kantong baju korban," ujarnya.

Kronologi kejadian pada hari Minggu tanggal 10 Maret 2019 sekira pukul 08.00 WIB, seorang warga menghubungi babin Kamtibmas Polsek Koto Tangah, Aiptu dharma tentang adanya penemuan mayat di Rt 01/ Rw 06 Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

"Mendapat informasi tersebut, Aiptu Dharma langsung menghubungi piket spk Polsek Koto Tangah," katanya.

Ia mengatakan, selanjutnya piket SPK dan piket fungsi langsung menuju TKP.

Di TKP benar ditemukan mayat seorang laki-laki dengan posisi tertelungkup di tengah jalan menuju ladang warga. "Dan, kemudian piket SPK langsung menghubungi tim identifikasi Polresta," ujarnya.

Ia mengatakan, dari penyelidikan di TKP tidak ada warga sekitar yang mengenal korban. Korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lnjut.

"Polisi telah melakukan tindakan dari mendatangi TKP, dan melakukan pemeriksaan olah TKP," katanya.

Ia mengatakan, analisa sementara terkait korban danTKP adalah korban dalam keadaan telungkup serta basah karena bersimbah darah.

"Juga ditemukanya luka robek dalam sepanjang 1,5 cm, di bagian dada kiri bagian atas, dan ada luka robek dalam sepanjang 1,5 cm di bagian dada kiri bawah," katanya.

Ia menambahkan, adanya temuan pisau di TKP yg berjarak kurang lebih 10 meter dari korban yang sudah karatan seperti bekas noda darah.

"Juga ditemukannya sepatu korban sebelah kanan yang berjarak 100 meter dari korban, dan korban menggunakan rompi kelompok ojek warna orange bertuliskan sebelah kanan nama M NUR, dan disebelah kiri Ojek 133 tunggul hitam," tambahnya. Bagian luka lebam pada mayat terlihat jelas.





 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.