HETANEWS

Pelatih Sepak Bola Malaysia Dibekuk, Simpan Sabu di Anus

Kedua tersangka saat di ruangan Satres Narkoba Polres Tanjungbalai. (foto/ferry)

Tanjungbalai,hetanews.com-Satuan Narkoba Polres Tanjungbalai, berkerjasama dengan personil Bea dan Cukai Teluk Nibung, berhasil mengamankan seorang warga Negara Malaysia yang kedapatan menyelundupkan Narkoba saat tersangka tiba di pelabuhan penumpang Ferry Internasional, Sabtu (9/3/2019), sekira pukul 16.30 WIB, lalu. 

Tersangka menyembunyikan dua bungkusan sabu tersebut kedalam lubang anusnya dan satu bungkus lagi, disembunyikan didalam sepatunya. 

"Jumlah keseluruhan sabu yang disita seberat 76,4 gram," beber Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, didampingi Kasat Narkoba, AKP Adi Haryono, Minggu (10/3/2019). 

Tersangka Noorul Zaman Bin Mohd Amin (42), warga Bandar Baru Sentul, Kuala Lumpur Malaysia.

Saat tiba di Pelabuhan Ferry Teluk Nibung dari Malaysia, dilakukan  pemeriksaan X-Ray. 

Barang bukti yang disembunyikan didalam sepatu. (foto/ferry

Saat badan pelatih sepak bola ini digeledah, petugas menemukan satu bungkus plastik bening, berbentuk buntalan berisi sabu yang disembunyikan didalam sepatu sebelah kanannya. 

Selanjutnya Tim Opsnal Satres Narkoba yang dipimpin langsung Kasat Narkoba, AKP Adi Haryono dibantu KBO Narkoba, Ipda Eko Adhy dan personil KPP Bea Cukai Teluk Nibung, melakukan interogasi dan pendalaman terhadap tersangka. 

Dari hasil interogasi tersebut, tersangka mengakui, bahwa dirinya masih menyimpan dua bungkusan sabu lagi, didalam perutnya melalui lobang anusnya. 

Tersangka kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Kisaran, kabupaten Asahan untuk mengeluarkan bungkusan sabu tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan lanjutan, di Satres Narkoba, tersangka mengakui, bahwa sabu  tersebut adalah titipan temannya, seorang Warga  Malaysia, berinisial HM untuk diantar ke Medan. 

Barang bukti yang dikeluarkan dari lobang anus tersangka Noorul Zaman Bin Mohd Amin, warga Malaysia. (foto/ferry)

Untuk pengembangan lebih lanjut, Kasat Res Narkoba, KBO, Tim Opsnal Sat Res Narkoba dan personil KPP Bea Cukai Teluk Nibung, melakukan pengembangan (controlled delivery) menuju Kota Medan dan  bekerjasama dengan  personil Sat Res Narkoba Polresta Medan. 

Pada sekitar pukul 00.30 WIB, tersangka menghubungi pemesan barang haram tersebut dan disepakati pertemuan, di sebuah SPBU H. Anif, di Jalan Cemara Medan. 

Tim gabungan akhirnya berhasil mengamankan tersangka Pamuji (22),  warga jalan Yusuf Jintan, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten  Deliserdang. 

"Tersangka ini merupakan orang suruhan yang diutus oleh pemesan sabu tersebut, “ungkap Kapolres. 

Kini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif, di Satres Narkoba Polres Tanjungbalai. Keduanya terancam pidana minimal  lima tahun dan maksimal hukuman mati. 

Penulis: ferry. Editor: gun.