HETANEWS

Penganiaya Wanita Pengangon Lembu di Langkat Diringkus dari Pidie

Pelaku, Rona Erlangga alias Angga. (Foto/Jufri)

Langkat, hetanews.com - Pelaku penganiaya Suhaidah (47), wanita pengangon lembu, di Dusun 10 Tangkahan Pinang, Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, berhasil ditangkap.

Anggota Polres Pidie, berhasil meringkus Rona Erlangga alias Angga (19) dari tempat persembunyiannya, di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Aceh Pidie.

Kapolsek Gebang, AKP Hendri Lumban Tobing, melalui Kasubbag Humas Polres Langkat, AKP Arnold Hasibuan, mengatakan, Angga awalnya diringkus oleh Polres Pidie.

"Setelah diamankan polisi di Pidie, kita berangkat membawa pelaku," ujar Arnold, Sabtu (9/3/2019).

Setelah diinterogasi, pelaku yang tinggal di Dusun 10 Tangkahan Pinang, Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat tersebut, mengaku nekat menganiaya korban, karena sakit hati dituduh mencuri entok korban.

"Dua hari sebelum kejadian penganiayaan itu, pelaku dituduh mencuri entok," sebutnya.

Sebelum menganiaya korban, saat itu pelaku sedang mencari telor semut, di belakang rumahnya dan melihat korban mengangon lembu.

Ketika korban akan pulang, pelaku langsung memukul leher korban pakai kayu hingga tersungkur ke dalam parit. "Korban jatuh dengan posisi telungkup, didalam parit," kata Arnold.

Melihat korban tidak berdaya, pelaku membalikkan badan korban dan memukuli kepalanya hingga berdarah - darah, tanpa belas kasihan.

Usai itu, pelaku pergi meninggalkan korban dalam keadaan sekarat dan berlumuran darah, didalam parit. "Pelaku ini sempat pergi ke Tanjung Pura dan kembali lagi ke rumahnya," jelasnya.

Baca juga: Usai Bantai Pengangon Lembu di Langkat, Angga Melarikan Diri ke Aceh

Malam harinya, pelaku pergi melarikan diri ke Padang Tiji, Kabupaten Aceh Pidie, pakai bus Harapan Indah. "Rencananya pelaku akan menjadi buruh bangunan di sana," ungkapnya.

Sebelumnya, Kamis (7/3/2019), Suhaidah ditemukan sekarat, didalam parit belakang rumahnya oleh menantunya, Lisa.

Saat itu, keluarga curiga karena korban belum pulang ke rumah setelah mengangon lembu. Namun, ketika ditemukan, korban sudah tidak sadarkan diri.

Penulis: jufri. Editor: gun.