Medan, hetanews.com - Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Polda Sumut akan membeberkan, siapa pelaku yang menyebarkan video hoax surat suara tercoblos lewat akun facebook.

"Dari mulai laporan hari Minggu (3/3), kita sudah memeriksa 5 orang saksi, sampai dengan hari ini, penyidik masih berusaha mengungkap siapa pelakunya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa kita umumkan siapa pelaku yang menyebarkan video itu," Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat (8/3).

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi,  AKBP MP Nainggolan menjelaskan, masih tahap persoalan kejadian video tersebut. "Kemudian pemeriksaan terhadap pelapor (KPU Sumut dan Medan). Apa memang benar video tersebut palsu atau memang video yang tidak pernah terjadi," sebut dia.

Sampai saat ini, lanjutnya, penyidik juga masih melakukan penyelidikan terkait akun facebook apakah asli atau palsu. "Dua akun facebook yang menyebarkan. Dalam waktu dekat akan kita umumkan," cetusnya.

Saat disinggung mengenai keberadaan pelaku apakah di Sumut atau di luar Sumut, Nainggolan enggan menyampaikannya. "Tunggu waktunya, pasti akan kita sampaikan," terang dia.

Dalam kasus ini, penyidik Polda Sumut telah berkoordinasi dengan Kominfo, KPU dan Bawaslu. "Intinya kita masih berusaha untuk mengungkap siapa pelakunya. Mohon bersabar, dalam wakti dekat akan kita sampaikan pelakunya,"ucapnya.

Baca juga: Soal Hoax Surat Suara 01 Tercoblos, Poldasu Periksa 5 Saksi

Seperti pemberitaan sebelumnya, laporan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dan Medan atas video hoax surat suara tercoblos ke Mapoldasu, Minggu (3/3), telah masuk tahap ke penyelidikan. "Iya, laporannya sudah masuk lidik," ungkap Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Senin (4/3), lalu.

Sebagai tahap awal, jelas dia, pihaknya akan melakukan pengumpulan terhadap saksi dan bukti terlebih dahulu. Hal ini, kata dia, dilakukan untuk memenuhi unsur penyelidikan. Kemudian Polda Sumut akan bekerjasama dengan provider, Kominfo dan facebook, dalam mencari pelaku yang menyebar video hoax surat suara tercoblos lewat akun facebook, uajrnya.