HETANEWS

Seberapa Penting Pakta Integritas Untuk Merebut Simpati Masyarakat

Siantar, hetanews.com- Pakta integritas suatu pernyataan yang berisi mengenai janji-janji terhadap diri sendiri untuk melaksanakan tugas, kewajiban dan tanggung jawab.

Biasanya Pakta Integritas bertujuan guna mencegah tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme terutama dalam rangka kontrak jabatan di pemerintahan.

Belakangan konsep Pakta Integritas ini mulai diadaptasi oleh para Caleg (Calon Legislatif) khususnya di Kota Siantar. 

Sejauh ini, Caleg yang masih mengawali pembuatan pakta integritas di Kota Siantar masih Maruba Sinaga dari Partai Perindo Kota Siantar. 

Ia melakukan itu dihadapan ratusan warga. Saat membacakan pakta integritasnya, ia juga menegaskan bahwa tidak akan bermain politik uang.

"Saya tidak akan membagikan uang kepada masyarakat. Karena gaji saya selama 5 tahun atau 6 bulan akan saya berikan kepada masyarakat," ucap pria kelahiran 1981 ini, di Mora Cafe, Sabtu lalu.

Meski demikian, apakah konsep pakta integritas yang dipakai Caleg Perindo ini relevan dengan kondisi perpolitikan di Siantar saat ini?

Apalagi, hilangnya kepercayaan masyarakat atas kinerja para legislatif di Kota Siantar cukup besar.

Jika pakta integritas dibuat hanya sekedar untuk merebut simpati calon pemilih, hal itu belum tentu dianggap sebagai hal yang serius. 

"Boleh jadi itu menjadi komitmen sesungguhnya. Dan lebih baik lagi itu (pakta integritas) dibuktikan. Tak perlu diumbar," kata Sahala Simbolon, Jumat (8/2019).

Sambungnya, bila Caleg berkomitmen untuk tidak bermain dalam politik transaksional saja, sudah cukup memberi pemahaman kepada masyarakat pentingnya berdemokrasi.

Menurut pria yang ikut serta di salah satu anggota tim pemenangan Caleg ini, pertarungan Caleg dalam perhelatan Pileg di Kota Siantar ini masih belum bicara di level program.

Sementara kata dia, pada Pilkada serentak 2019 ini, khususnya di Pemilihan Legislatif (Pileg), dibutuhkan kerja keras dari Partai Politik untuk merebut suara terbanyak.

"Belum sampai ke bicara program (Caleg-nya). Promosi ke media pun masih kurang. Bahkan saya melihat ini pertarungan ini masih tak lepas dari politik uang," ucapnya pesimis.

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.